Mojokerto, Jatimmandiri.id — Rumah seorang guru sekolah dasar (SD) di Desa Gedangan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, disatroni maling sepeda motor pada Selasa (27/10/2026) malam.
Dengan mengenakan atribut penutup wajah dan berbekal siasat rapi, pelaku sukses membawa kabur kendaraan milik korban dalam hitungan menit.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB itu sempat membuat keluarga korban terkecoh.
Anak korban, Bima Arif Ardiansyah, menuturkan bahwa saat kejadian dirinya tengah asyik bermain gim di dalam rumah sehingga tidak menyadari kehadiran orang asing.
Bahkan, keluarga sempat mengira sosok yang membawa keluar motor tersebut adalah sanak saudara yang hendak meminjam kendaraan.
“Malam itu saya di dalam rumah main game nggak sadar. Terus orang tua saya dikira saudara minjam motor,” ungkap Bima, Kamis (29/10/2026).
Kecurigaan baru muncul setelah mereka menyadari kendaraan roda dua tersebut justru raib dibawa orang tak dikenal.
Dari hasil penelusuran keluarga, pelaku tampak berupaya menyamarkan identitas secara maksimal.
“Setelah dilihat motornya sudah dicuri. Ciri-cirinya pakai helm, masker hitam, pakai jaket, dan kayak memakai sarung,” terangnya.
Usai melancarkan aksinya, pelaku langsung tancap gas melarikan diri ke arah timur.
Berdasarkan analisis di lapangan, pelaku disinyalir tidak beraksi seorang diri, melainkan didukung oleh komplotan yang memantau situasi.
“Setelah diambil, pelaku melarikan diri ke arah timur. Tapi ada motor yang mengantarkan sebelumnya,” ujarnya.
Dampak dari pencurian ini sangat dirasakan oleh sang pemilik rumah.
Sepeda motor tersebut merupakan sarana mobilitas utama Muniroh dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai pendidik maupun untuk beribadah ke masjid.
“Sehari-hari buat bekerja dan ke masjid, ya terganggu ini tadi diantar tetangga,” jelas Muniroh.
Petugas dari Polsek Kutorejo terpantau telah mendatangi kediaman korban untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih berlangsung guna mengidentifikasi pelaku dan meringkus sindikat pencurian tersebut.
Pihak keluarga pun berharap aparat penegak hukum dapat segera membongkar kasus ini dan mengembalikan motor korban.












