Persebaya bakal melakoni laga terakhi musim ini pada 23 Mei nanti.
Mengahdapi Persik Kediri Persebaya wajib menang jika ingin posisi 4 besar aman hingga akhir musim. Pesaing Green Force adalah Malut United.
Saat ini, Persebaya mengoleksi 55 poin, selisih 2 poin dari Malut.
Di laga terakhir, Malut berjumpa dengan Borneo yang saat ini tengah balapan mengejar tittle juara Super League dengan Persib.
Apakah Bonek dan Bonita pendukung setia puas? Tentu tidak.
Apalagi jika melihat fakta bahwa Bajol Ijo julukan lain Persebaya terakhir kali juara di kompetisi elit pada 2004 silam.
Artinya, sudah 22 tahun supporter Persebaya rindu juara.
Rindu yang seolah tidak ada obatnya karena sudah terlalu lama tim kebanggaan warga Surabaya tidak lagi juara.
Sedih tentunya. Nestapa jangan ditanya.
Kecintaan pendukung setia tidak ada tandingannya.
Namun, tentu mereka hanya bisa menyimpannya dalam dada.
Apalagi dari tahun ke tahun Persebaya seolah ‘tidak mau’ juara.
Lho kok bisa? Ya bisa karena faktanya sejak dipegang kendali manajemen baru sejak 2016 Persebaya hanya juara Liga 2 tidak lebih.
Selebihnya, hanya sebagai pemanis papan atas dan papan tengah. Nah, kalau mau juara ya tentu ada modal.
Modalnya ya manajemen seharusnya mendatangkan pemain-pemain kualitas juara. Pelatih juga tentunya.
Kalau soal ini, manajemen pasti tahu atau pura-pura tidak tahu? Saya juga tidak tahu. Tanyakan saja kepada mereka.
Yang jelas, kerinduan Bonek dan Bonita sepertinya sudah membuncah. Rindu juara serindu-rindunya












