Lamongan, Jatimmandiri.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Kabupaten Lamongan kembali menuai apresiasi. Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD menilai pelaksanaan program di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, berjalan sukses dan mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa, baik dari sisi infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat.
Penilaian tersebut disampaikan saat Tim Wasev TMMD melakukan kunjungan lapangan, Kamis (6/08), untuk meninjau langsung progres kegiatan fisik dan nonfisik yang tengah berlangsung.
Ketua Tim Wasev TMMD, Waaster Kasal Laksamana Pertama TNI Albertus Agung Priyo Suseno, mengapresiasi sinergi Pemerintah Kabupaten Lamongan, Forkopimda, TNI, serta seluruh elemen masyarakat yang dinilai menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan TMMD.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Bupati, seluruh perangkat daerah, dan Forkopimda yang telah ikut menyukseskan TMMD. Lamongan selalu menjadi sasaran yang sukses dan berhasil. Dukungan pemerintah daerah, termasuk anggaran yang diberikan, sangat luar biasa,” ujar Albertus Agung Priyo Suseno.
Menurutnya, kunjungan tersebut bertujuan memastikan seluruh program berjalan sesuai target sekaligus mengevaluasi manfaat yang dirasakan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi atau Pak Yes menyebut kehadiran TMMD telah memberikan perubahan positif bagi desa-desa yang menjadi lokasi pelaksanaan program. Tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, TMMD juga dinilai meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan pemberdayaan.
“Alhamdulillah, TMMD di Kabupaten Lamongan mendapat respons sangat positif dari masyarakat. Banyak desa yang mengajukan proposal agar menjadi lokasi TMMD karena terbukti mampu meningkatkan pembangunan, tidak hanya infrastruktur tetapi juga kualitas SDM masyarakat,” kata Pak Yes.
Antusiasme masyarakat yang tinggi, lanjutnya, menjadi bukti bahwa program kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah benar-benar memberikan manfaat bagi percepatan pembangunan desa.
Dalam TMMD ke-129 tahun 2026 di Desa Tlemang, sejumlah program fisik terus dikebut. Hingga saat ini, pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.074 meter telah mencapai progres sekitar 70 persen.
Selain itu, program juga mencakup pembangunan sumur bor sedalam 40 meter, jaringan pipanisasi, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pemeliharaan jalan usaha tani, peningkatan fasilitas olahraga, pembangunan Tanggul Penahan Tanah (TPT), renovasi pos kamling, hingga berbagai kegiatan bakti sosial.
Melalui rangkaian program tersebut, TMMD diharapkan terus menjadi penggerak percepatan pembangunan desa sekaligus memperkuat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan warga.












