HukrimKota Besar

Terekam CCTV Tanpa Masker, Maling Gasak Honda Scoopy di Warkop Asemrowo Surabaya

Penulis: Moris MangkeEditor: Alif Bintang
×

Terekam CCTV Tanpa Masker, Maling Gasak Honda Scoopy di Warkop Asemrowo Surabaya

Sebarkan artikel ini
Warkop Asemrowo
Tangkap layar rekaman CCTV
Example 468x60

Intisari Berita:

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id
  • Sepeda motor Honda Scoopy putih milik Atika raib digondol maling di depan warkop Jalan Asemrowo III Nomor 22, Surabaya.
  • Aksi pencurian terjadi jelang salat Jumat; pelaku terekam CCTV berjalan santai tanpa masker usai meminjam korek api.
  • Polsek Asemrowo lakukan olah TKP dan memeriksa rekaman kamera pengawas guna memburu pelaku yang kabur ke arah jalan raya.

Surabaya, Jatimmandiri.id — Ketenangan warga Jalan Asemrowo III Nomor 22, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, mendadak buyar menjelang ibadah salat Jumat. Satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna putih bernomor polisi L 6493 IL milik Atika raib digondol maling pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 10.38 WIB. Pelaku memanfaatkan situasi lingkungan yang lengang sebelum melarikan diri dengan kecepatan tinggi.

Seluruh gerak-gerik pelaku terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Rekaman visual tersebut memperlihatkan aksi pelaku yang tergolong berani lantaran beraksi di siang bolong tanpa mengenakan penutup wajah maupun masker.

Modus Santai Pelaku: Pinjam Korek Api Sebelum Eksekusi

Berdasarkan rekaman kamera pengawas, pelaku datang seorang diri dengan berjalan kaki menuju area warkop milik korban. Sebelum melancarkan aksinya, pria yang mengenakan kaus dan celana pendek tersebut sempat mendatangi warung penyetan di seberang warkop sekadar untuk meminjam korek api.

Setelah menyalakan sebatang rokok, pelaku melangkah tenang menyeberang jalan menuju pelataran warkop. Tanpa keraguan sedikit pun, ia langsung menyasar sepeda motor Honda Scoopy putih yang terparkir di lokasi dan membawanya kabur dalam hitungan detik.

Aksi pelaku sempat disadari oleh pemilik warung. Jeritan histeris kata “maling” seketika memecah keheningan gang, memicu sejumlah warga sekitar berhamburan keluar mencoba mengejar pelaku. Namun, pria tersebut berhasil memacu motor curian dengan kecepatan tinggi hingga meloloskan diri dari kepungan warga.

Baca Juga  Kembalikan Fungsi Jalan dan Saluran, Pemkot Surabaya Tertibkan 39 Bangunan Liar di Asemrowo

Dugaan Pelaku Kenali Situasi: Kunci Tergantung di Balik Kaca

Korban pemilik kendaraan, Atika, mengungkapkan bahwa pada saat insiden berlangsung kondisi rumah sekaligus warkop miliknya memang minim penjagaan dari kaum pria.

“Di rumah hanya ada saya dan Ibu. Tidak ada orang laki-laki sama sekali. Kuncinya digantungkan di kaca dalam warkop,” beber Atika pada Sabtu (5/9/2026).

Melihat ketenangan dan rute gerak pelaku saat beraksi, Atika mencurigai pria tersebut sudah menggambar denah serta mempelajari situasi warkop sebelum melancarkan niat jahatnya.

“Pelaku seperti sudah tahu kondisi warung. Wajahnya juga tidak asing,” tutur Atika.

Pasca-kejadian, korban mendatangi kantor Polsek Asemrowo yang lokasinya tak jauh dari rumahnya untuk membuat laporan resmi. Ia berharap aparat kepolisian bertindak cepat menangkap pelaku dan mengembalikan armada miliknya.

“Kami berharap polisi bisa menangkap pelakunya dan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” harapnya.

Polsek Asemrowo Olah TKP dan Lacak Jejak Rekaman CCTV

Laporan dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini mendapat atensi jajaran aparat wilayah hukum setempat. Kapolsek Asemrowo Kompol Zulkifli Sinaga memastikan jajarannya telah menerjunkan Unit Reserse Kriminal (Reskrim) ke lokasi untuk memburu terduga pelaku.

“Segera kami tindaklanjuti. Informasinya kami teruskan ke Reskrim untuk dilakukan penyelidikan. Pelapor sudah di Polsek, saat ini masih kami dalami. Mudah-mudahan ada titik terang,” tegas Kompol Zulkifli Sinaga.

Petugas Polsek Asemrowo telah merampungkan olah TKP awal dan mengumpulkan bukti-bukti pendukung. Rekaman CCTV yang memperlihatkan visual wajah pelaku secara utuh kini menjadi petunjuk kunci bagi penyidik kepolisian guna melacak rute pelarian dan mengidentifikasi keberadaan buronan tersebut.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *