Hukrim

Perkuat Ketahanan Pangan di Kenjeran, Polres Tanjung Perak Salurkan Bibit, Pupuk, dan Obat Pertanian

×

Perkuat Ketahanan Pangan di Kenjeran, Polres Tanjung Perak Salurkan Bibit, Pupuk, dan Obat Pertanian

Sebarkan artikel ini
ketahanan pangan
Perkuat Ketahanan Pangan di Kenjeran, Polres Tanjung Perak Salurkan Bibit, Pupuk, dan Obat Pertanian
Example 468x60

Intisari Berita:

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id
  • Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Dinas Pertanian Kota Surabaya salurkan bantuan sarpras pertanian di Tambak Wedi, Kenjeran.
  • Kelompok Tani Nandur Makmur terima paket lengkap benih unggul, pupuk organik, dolomit, hingga obat pengendali hama dan gulma.
  • Sinergi kepolisian dan petani ditujukan guna mengoptimalkan lahan produktif demi mendukung program ketahanan pangan nasional.

Surabaya, Jatimmandiri.id — Komitmen memperkuat ketahanan pangan nasional terus diakselerasi hingga ke tingkat akar rumput. Menggandeng Dinas Pertanian Kota Surabaya, Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Tanjung Perak melalui jajaran Polsek Kenjeran menyalurkan paket bantuan sarana dan prasarana (sarpras) pertanian bagi Kelompok Tani Nandur Makmur di Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya.

Penyerahan paket bantuan sarpras ini dilangsungkan secara langsung di area lahan jagung ketahanan pangan setempat. Inisiatif ini merupakan wujud pendampingan berkelanjutan aparat kepolisian terhadap kelompok tani guna memastikan pemanfaatan lahan tidur atau lahan produktif berjalan optimal serta berdaya hasil tinggi.

Sinergi Penggerak Ketahanan Pangan Polri dan Petani

Mewakili Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus, Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto menyampaikan bahwa penerjunan personel penggerak ketahanan pangan merupakan langkah konkret Polri dalam mengawal program strategis pemerintah di sektor pangan.

“Melalui kegiatan itu, kami ingin ikut mendorong masyarakat dan kelompok tani agar semakin produktif dalam mengelola lahan yang tersedia. Bantuan sarana pertanian ini diharapkan dapat menunjang proses penanaman hingga perawatan tanaman,” ujar Iptu Suroto saat dikonfirmasi, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, ketersediaan sarana penunjang yang memadai sejak awal masa tanam menjadi faktor krusial dalam menentukan produktivitas dan mutu hasil panen.

Rincian Bantuan: Dari Pembenah Tanah Hingga Pengendali Hama

Paket sarana pertanian yang disalurkan telah disesuaikan secara presisi dengan kebutuhan teknis pengelolaan tanah dan budidaya tanaman di kawasan Tambak Wedi. Komponen bantuan mencakup pembenah tanah, pupuk penyubur, benih unggul, hingga proteksi kimiawi.

Baca Juga  Polres Ngawi Bongkar Jaringan Narkoba, Pengedar Sabu 39 Gram Ditangkap di Madiun

Adapun rincian bantuan sarana pertanian tersebut meliputi:

  • Pembenah & Penyubur Tanah:
    • 5 kemasan kapur dolomit (masing-masing 1 kg) untuk menetralkan derajat keasaman (pH) tanah.
    • 4 kemasan pupuk organik (masing-masing 1 kg) guna memperkaya unsur hara alami tanah.
  • Benih Tanaman Pangan & Hortikultura:
    • 5 kemasan benih jagung manis hibrida F1 Golden Boy (masing-masing 1 kg).
    • 1 kemasan benih kangkung Panah Merah (1 kg).
    • 4 sachet benih bayam Maestro.
    • 3 sachet benih sawi Panah Merah.
  • Proteksi & Perawatan Tanaman:
    • 1 botol herbisida Roundup (1 liter) untuk pengendalian gulma liar.
    • 1 botol insektisida Curacron (500 ml) untuk pengendalian organisme pengganggu tanaman (hama).

Iptu Suroto mengingatkan agar pemanfaatan sarana pengendali gulma dan hama tetap dijalankan secara terukur, disiplin, dan mematuhi petunjuk teknis yang dianjurkan demi menjaga kelestarian ekosistem tanah.

Bangun Kolaborasi Produktif Menuju Kemandirian Pangan

Pihak kepolisian menegaskan bahwa program ini bukan sekadar prosesi seremonial pembagian alat atau materi pertanian. Langkah ini menjadi stimulus untuk menumbuhkan etos kerja kolektif dalam memaksimalkan potensi agrikultur perkotaan (urban farming).

Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama agar ketahanan pangan mampu menopang kesejahteraan warga secara berkesinambungan.

“Harapannya, bantuan ini benar-benar memberikan manfaat bagi Kelompok Tani Nandur Makmur. Ketahanan pangan membutuhkan kerja bersama, mulai dari pemerintah, petani, masyarakat hingga unsur kepolisian,” pungkas Iptu Suroto.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *