BeritaJatim

Mitigasi Karhutla Bromo Diperkuat

×

Mitigasi Karhutla Bromo Diperkuat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Probolinggo, Jatim Mandiri

Pemkab Probolinggo menyiapkan edukasi warga dan sistem mitigasi peringatan dini untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali meluas di kawasan Gunung Bromo. Langkah tersebut diarahkan untuk menjaga kawasan konservasi sekaligus memastikan keberlanjutan aktivitas pariwisata Bromo yang menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat sekitar.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Bupati Probolinggo Mohammad Haris mengatakan edukasi tidak hanya menyasar wisatawan. Tetapi juga masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan konservasi, termasuk masyarakat Tengger.

“Insya Allah kami nanti dari pemerintah daerah siap melakukan edukasi kepada masyarakat sekitar. Ini yang paling penting karena ini bukan hanya terkait dengan wisatawan, tetapi juga edukasi terhadap masyarakat sekitar, masyarakat Tengger dan lain sebagainya,” kata Haris, sebagaimana dikutip Antara, Senin (10/8).

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian wilayah Gunung Bromo. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, risiko kebakaran meningkat saat cuaca panas dan kering disertai angin kencang.

Pemkab Probolinggo juga mengusulkan beberapa hal terkait mitigasi karhutla. Di antaranaya penyusunan peta risiko karhutla dan penerapan early warning system (EWS). Kedua instrumen tersebut diharapkan mempercepat deteksi ancaman dan langkah mitigasi.

“Kami berharap ada peta risiko dan ada early warning untuk ke depan. Insya Allah nanti kami siapkan, pemerintah daerah akan support penuh agar karhutla tidak terjadi lagi,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau penanganan karhutla Bromo, Minggu (9/8). Ia mengingatkan masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Jangan ada lagi yang bermain api, apakah itu puntung rokok atau yang lebih nakal lagi land clearing, terutama di luar Jawa,” tegas Raja Juli. Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ditutup sementara secara total untuk mempercepat pemadaman sekaligus menjaga keselamatan masyarakat.

Baca Juga  148 Warga Ikuti Diklat Poltekpel Surabaya di Sumenep, Tingkatkan Kompetensi dan Pemberdayaan Masyarakat

Pemerintah mengerahkan tiga helikopter untuk operasi water bombing. Hingga 30 kali penyiraman dari udara direncanakan untuk menjangkau titik api yang sulit diakses pasukan darat.

“Mohon doa supaya cuaca terbaik, supaya nanti bisa genap 30 dan titik-titik api itu bisa dipadamkan. Terutama di lereng yang memang tidak bisa dijangkau oleh pasukan darat,” ujar Raja Juli.

Selain pemadaman dari udara, petugas membuat sekat bakar di sejumlah lokasi. Medan terjal dan angin kencang menjadi tantangan dalam penanganan karhutla di kawasan Bromo. (ant/ibn)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Perpres Ditarget Rampung Sebelum 17 Agustus Jakarta, Jatim Mandiri Pemerintah menargetkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang ekosistem ojek online (ojol) rampung…

Berita

Jakarta, Jatim Mandiri Presiden Prabowo Subianto akhirnya mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif melalui Surat…

Berita

Probolinggo, Jatim Mandiri Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo memperkuat jaminan keamanan dan kehalalan pangan asal hewan melalui harmonisasi sertifikat halal dan…

Berita

Batu, Jatim Mandiri Akses petani menuju lahan pertanian di Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu, kembali dipersoalkan. Ini setelah jalur tersebut…