Edu-Life & Sport

Unars Hadirkan Pembelajaran IPA yang Lebih Kontekstual

×

Unars Hadirkan Pembelajaran IPA yang Lebih Kontekstual

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa UNARS dalam kegiatan Pengabdian Masyakarat.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Universitas Abdurachman Saleh (Unars) Situbondo menghadirkan metode pembelajaran yang lebih aplikatif bagi siswa sekolah dasar melalui program budi daya jamur tiram. Selain memperkuat pemahaman ilmu pengetahuan alam (IPA) secara kontekstual, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan semangat kewirausahaan sejak usia dini.

Program pengabdian kepada masyarakat tersebut menyasar siswa SD Muhammadiyah 1 Panarukan melalui Program Integrasi Budi Daya Jamur Tiram sebagai Media Pembelajaran IPA Kontekstual dan Kewirausahaan. Kegiatan ini menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Program ini menjadi bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah dasar melalui kegiatan yang inovatif, aplikatif, dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik,” kata Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Unars Situbondo, Nuris Hidayat, di Situbondo, Kamis.

Program yang mendapat dukungan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemendiktisaintek ini memanfaatkan budi daya jamur tiram sebagai media pembelajaran IPA. Melalui pendekatan learning by doing, siswa diajak memahami proses pertumbuhan makhluk hidup, siklus hidup jamur, kebutuhan lingkungan bagi organisme, serta pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Melalui pendekatan learning by doing, lanjutnyasiswa diajak mengenal proses pertumbuhan makhluk hidup, kebutuhan lingkungan bagi organisme, siklus hidup jamur, hingga pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Menurut Nuris, pembelajaran kontekstual ini tidak hanya berfokus pada aspek sains, tim juga memberikan pelatihan kewirausahaan sederhana yang disesuaikan dengan usia siswa.

“Mereka (siswa SD) juga diperkenalkan pada konsep nilai tambah suatu produk, pengemasan hasil panen, strategi pemasaran sederhana, dan pentingnya kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan usaha,” ujarnya.

Baca Juga  Breaking News! Tundukkan Korsel, Meksiko Pimpin Grup A Piala Dunia 2026

Dengan demikian, kata Nuris, siswa memperoleh pemahaman bahwa ilmu pengetahuan dapat menjadi dasar dalam menciptakan peluang usaha yang produktif.

“Alhamdulillah, pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan program ini, karena memberikan pengalaman belajar baru yang lebih aktif, kreatif dan menyenangkan. Para guru berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai media pembelajaran yang mampu meningkatkan kompetensi siswa, baik pada aspek pengetahuan, keterampilan, maupun karakter kewirausahaan,” kata Nuris.
Nuris menambahkan, tim pengabdian Unars Situbondo berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi pembelajaran yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Program ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran yang inspiratif bagi sekolah dasar lainnya dalam mencetak generasi yang memiliki literasi sains, keterampilan hidup, serta semangat berwirausaha sejak usia dini,” katanya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Edu-Life & Sport

Jakarta, Jatimmandiri.id – Marshanda kembali membagikan sisi personalnya terkait perjalanan menjaga kesehatan mental. Artis dan penyanyi itu mengungkapkan bahwa sound…