Edu-Life & Sport

SMKN 1 Kademangan Blitar:Agro Tekno Park Cetak Wirausaha Muda Dari Sekolah

Penulis: AyundaEditor: Ayn
×

SMKN 1 Kademangan Blitar:Agro Tekno Park Cetak Wirausaha Muda Dari Sekolah

Sebarkan artikel ini
Kadindik Jawa Timur, Aries Agung Paewai meresmikan Agro Tekno Park, bertepatan dengan Dies Natalis ke-23 SMKN 1 Kademangan.
Example 468x60

Blitar, Jatimmandiri.id – Pendidikan vokasi mulai diarahkan tidak sekadar mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan usaha. Konsep itu diterapkan SMK Negeri 1 Kademangan, Kabupaten Blitar, melalui Edu Wisata Agro Techno Park dan SKANEKATEKNOPRENEUR yang menggabungkan pembelajaran, produksi, teknologi hingga kewirausahaan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai meresmikan fasilitas tersebut bertepatan dengan Dies Natalis ke-23 SMKN 1 Kademangan. Kawasan ini dirancang sebagai ruang belajar sekaligus pusat aktivitas produktif yang dapat dimanfaatkan siswa dan masyarakat.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Agro Techno Park mengintegrasikan sejumlah komoditas unggulan sekolah, mulai pertanian, peternakan hingga perikanan. Siswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi terlibat langsung dalam proses budidaya, pengelolaan hasil, hingga pengembangan produk.

Konsep tersebut sejalan dengan arah pendidikan vokasi Jawa Timur yang mendorong siswa memiliki keterampilan sekaligus kemampuan membaca peluang usaha. Aries sebelumnya menegaskan pendidikan vokasi perlu menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di dunia usaha dan industri.

“Para siswa menunjukkan kualitas dan kesiapan lulusan dalam menghadapi dunia kerja. Alhamdulillah, ini menarik antusiasme pengunjung dan menjadi bukti pendidikan vokasi bisa bersaing di dunia usaha dunia industri,” kata Aries dalam kesempatan sebelumnya.

Semangat tersebut diterjemahkan SMKN 1 Kademangan melalui SKANEKATEKNOPRENEUR. Siswa dilatih mengelola komoditas dan hasil produksi agar memiliki nilai tambah sebelum dipasarkan.

Kepala SMKN 1 Kademangan Hadi Sucipto mengatakan Agro Techno Park sengaja dikembangkan sebagai ruang belajar nyata yang menghubungkan berbagai kompetensi keahlian di sekolah.

“Kami ingin SMK tidak hanya menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu membaca peluang, menciptakan inovasi, dan memiliki jiwa kewirausahaan. Agro Tekno Park ini kami kembangkan sebagai ruang belajar nyata bagi siswa sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat,” kata Hadi.

Baca Juga  Arsenal Akhiri Penantian 22 Tahun, Resmi Juara Premier League 2026

Menurut Hadi, pengembangan kawasan tersebut juga melibatkan berbagai kompetensi, mulai produksi pertanian dan peternakan hingga teknologi, pemasaran dan konten kreatif. Dengan demikian, siswa belajar melihat produk bukan hanya dari sisi produksi, tetapi juga bagaimana menjualnya.

“Pembelajaran harus memberikan pengalaman nyata. Siswa belajar bukan hanya bagaimana menghasilkan sebuah produk, tetapi juga bagaimana menjaga kualitas, menghitung nilai ekonominya, memasarkannya dan memberikan pelayanan. Di situlah kami ingin membangun karakter agrotechnopreneur pada peserta didik,” tutur Hadi.

Dari perspektif ekonomi, model tersebut membuka peluang bagi sekolah menjadi laboratorium bisnis. Komoditas yang dihasilkan dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah, sementara siswa belajar memahami biaya, kualitas, pemasaran hingga pelayanan konsumen.

Pendekatan ini juga dapat diperluas ke sektor ekonomi kreatif. Produk pertanian dan peternakan tidak harus berhenti sebagai komoditas mentah, tetapi dapat dikembangkan melalui pengolahan, kemasan, desain, pemasaran digital, hingga produk kreatif berbasis potensi lokal.

Pembukaan untuk umum menjadikan Agro Techno Park bukan sekadar fasilitas internal sekolah. Kawasan tersebut diposisikan sebagai objek wisata edukasi berbasis teknologi pertanian sekaligus ruang interaksi antara pendidikan, masyarakat dan dunia usaha.

Dengan menggabungkan produksi, teknologi dan pemasaran, SMKN 1 Kademangan berupaya mendekatkan pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri sekaligus membuka jalan bagi lahirnya wirausaha muda dari sekolah.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *