BeritaBerita DaerahDaerahJatim

Terduga Pelaku Diamankan, 14 Orang Diperiksa Terkait Kebakaran TPA Supit Urang

×

Terduga Pelaku Diamankan, 14 Orang Diperiksa Terkait Kebakaran TPA Supit Urang

Sebarkan artikel ini
Proses pemulihan titik panas di TPA Supit Urang untuk mencegah api kembali muncul. Foto: Istimewa
Example 468x60

Malang, Jatim Mandiri

Polresta Malang Kota mengamankan pria berinisial K, warga Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, terkait kebakaran lahan di TPA Supit Urang yang menghanguskan sekitar delapan hektare area. Di sisi lain, Polisi juga memeriksa 14 saksi dan mengamankan barang bukti untuk mengungkap penyebab kebakaran TPA terbesar Malang Raya itu sejak Rabu (21/10).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Septiawan Adhi Prihantoro mengatakan, K masih diperiksa bersama saksi lain untuk mendalami perannya dalam kejadian tersebut. “14 orang saksi, termasuk yang terduga pelaku (inisial K) sudah kami periksa semua dan kita mintai keterangan,” ujar Adhi, seperti dikutip timesindonesia, Selasa (27/10).

Polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk korek api yang diduga berkaitan dengan aktivitas sebelum kebakaran. “Korek api itu kita amankan, diduga yang dipakai terduga pelaku untuk menyalakan rokok yang menyebabkan kebakaran hingga ke TPA Supit Urang,” ungkapnya.

Penyidik masih mendalami keterangan warga dan petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang. Berdasarkan penyelidikan sementara, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran lahan di luar kawasan TPA, kemudian terbawa angin hingga menyambar tumpukan sampah di area Old Landfill.

Polisi berencana menggelar perkara untuk menentukan status hukum K. “Kita sangkakan Pasal 311 sama 308 KUHP tentang kebakaran yang tidak disengaja, menimbulkan kealpaan,” kata Adhi.

Hingga hari ketujuh Selasa (27/10), kebakaran TPA Supit Urang, jumlah titik api berkurang, tetapi asap tebal masih mengepul dari timbunan sampah. “Hari ke-7-nya penanganan TPA Supit Urang, Alhamdulillah sudah jauh sekali berkurang. Kalau titik apinya sebenarnya sudah dikatakan tidak ada sudah. Hanya muncul api kecil-kecil karena gas metan, kemudian di sebelahnya ada sampah kering, kena angin, muncul lagi,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang Heru Mulyono.

Baca Juga  Ratusan Anak Ramaikan Lomba Mewarnai Tugu Tirta di MCC

Petugas membongkar timbunan yang mengeluarkan asap untuk menemukan bara tersembunyi, kemudian menyiramnya hingga dingin. Lebih dari 3–4 hektare area telah dibersihkan dari titik api dan berpotensi dituntaskan dalam satu hingga dua hari jika kondisi mendukung. (*/ibn)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Jakarta, Jatim Mandiri Pemerintah membuka peluang memperluas penindakan tindak pidana korupsi di sektor swasta tanpa keterlibatan penyelenggara negara melalui revisi…