Dalam Negeri

Sekolah Diminta Perkuat Pendidikan Ramah Anak

×

Sekolah Diminta Perkuat Pendidikan Ramah Anak

Sebarkan artikel ini
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi.
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id – Temuan berbagai barang berbahaya di sebuah sekolah di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mendorong Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) kembali menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan ramah bagi anak.

Menteri PPPA Arifah Fauzi mengatakan penerapan sistem Satuan Pendidikan Ramah Anak perlu diperkuat di lingkungan sekolah. Pendampingan psikososial juga dinilai penting bagi peserta didik, tenaga pendidik, maupun orang tua yang membutuhkan.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Sekolah dapat menerapkan sistem Satuan Pendidikan Ramah Anak dan menyediakan pendampingan psikososial bagi peserta didik, tenaga pendidik, maupun orang tua yang membutuhkan,” kata Arifah di Jakarta, Senin.

Menurut dia, sekolah tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman. Pendidik, tenaga kependidikan, dan orang tua merupakan pilar penting yang harus terlibat bersama untuk memastikan hak dan perlindungan anak terpenuhi.

Arifah juga mengapresiasi pihak yayasan yang segera melaporkan temuan tersebut kepada kepolisian. Ia berharap proses penyelidikan berlangsung transparan dan akuntabel hingga tuntas.

“Kami mengapresiasi langkah pihak yayasan yang segera melaporkan temuan ini kepada kepolisian. Kami juga mengapresiasi respons kepolisian dalam menindaklanjuti laporan tersebut,” ujarnya.

KemenPPPA kini berkoordinasi dengan kepolisian, Dinas Pendidikan, serta Dinas PPPA DKI Jakarta untuk memantau penanganan kasus dan memastikan aspek perlindungan anak tetap menjadi perhatian.

Polisi Amankan Ratusan Senjata

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan mengamankan 995 unit airsoft gun dari gudang salah satu yayasan sekolah di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama. Barang tersebut terdiri atas 776 unit revolver airsoft gun dan 215 unit pistol airsoft gun.

Petugas juga menemukan empat senapan angin, satu senjata api merek Francispa, serta empat laras senjata panjang pabrikan.

Baca Juga  Kortastipidkor Polri Tetapkan Tersangka Korupsi Pembiayaan PT PPA–PT BAS, Kerugian Negara Rp38,8 Miliar

Selain senjata, polisi turut mengamankan dua linting yang diduga ganja dan satu paket yang diduga sabu.

Temuan tersebut menjadi perhatian dalam upaya memastikan lingkungan sekolah tetap menjadi ruang yang aman bagi proses belajar, tumbuh, dan berkembangnya anak.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Kapolri Prioritaskan Keselamatan Masyarakat Manggarai, Jatim Mandiri Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur, menewaskan 70 orang…

Berita

Surabaya – Jatim Mandiri Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali dibuka untuk wisatawan mulai Kamis besok (20/8). Ini seiring…