Gaya Hidup

Prilly Latuconsina Pilih Berkebun di Tengah Kesibukan

×

Prilly Latuconsina Pilih Berkebun di Tengah Kesibukan

Sebarkan artikel ini
Bisa memanen sendiri hasil kebun, merupakan kebahagiaan Prilly.
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id – Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) yang jatuh setiap 10 Agustus menjadi momentum untuk kembali melihat pentingnya menjaga lingkungan melalui kebiasaan sederhana. Salah satunya seperti yang dilakukan aktris Prilly Latuconsina, yang memilih merawat kebun sayur di rumah di tengah kesibukannya sebagai artis, produser, dan pengusaha.

Kecintaan Prilly terhadap tanaman bermula ketika pandemi. Aktivitas berkebun yang awalnya dilakukan untuk mengisi waktu luang justru berkembang menjadi rutinitas yang ia nikmati hingga kini. Ia bahkan menyiapkan area khusus di rumah untuk menanam berbagai jenis sayuran organik.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Bagi Prilly, kebun tersebut bukan sekadar tempat menanam. Proses merawat tanaman hingga memanen hasilnya menjadi kegiatan yang memberikan kepuasan sekaligus membantu melepas penat dari rutinitas pekerjaan yang padat.

Dari Kebun Rumah hingga Gaya Hidup

Prilly juga menikmati momen ketika dapat memanen sendiri sayuran yang ditanamnya. Berbagai tanaman hijau tumbuh di kebun mini yang dikelolanya, menghadirkan pengalaman bercocok tanam yang tidak identik dengan kehidupan selebritas.

Kebiasaan tersebut sejalan dengan tren berkebun yang berkembang di tengah masyarakat sejak pandemi. Dari sekadar kegiatan mengisi waktu di rumah, bercocok tanam kemudian menjadi bagian dari gaya hidup sebagian masyarakat karena memberikan manfaat ekonomi, kesehatan, sekaligus lingkungan.

Menanam sayuran sendiri memungkinkan keluarga memperoleh bahan pangan segar. Aktivitas merawat tanaman juga dapat menjadi kegiatan fisik ringan, membantu mengurangi stres, serta memberikan ruang untuk menikmati suasana yang lebih tenang. Paparan sinar matahari ketika berkebun juga membantu tubuh memperoleh vitamin D.

Prilly dan Pesan Konservasi

Pilihan Prilly untuk mengelola kebun di rumah menunjukkan bahwa kepedulian terhadap alam tidak harus dimulai dari langkah besar. Di lingkungan perkotaan sekalipun, masyarakat dapat berkontribusi melalui pemanfaatan lahan rumah untuk menanam tanaman pangan maupun tanaman penghijauan.

Baca Juga  Menkes Sebut Makan Sambil Main HP Lebih Buruk dari Makan Terburu-buru

Semangat tersebut relevan dengan pesan Hari Konservasi Alam Nasional yang mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya alam.

Kisah Prilly sekaligus memperlihatkan bahwa aktivitas pertanian tidak terbatas pada profesi petani. Siapa pun dapat mengenal proses bercocok tanam, termasuk masyarakat perkotaan dan kalangan selebritas.

Di tengah kehidupan generasi muda yang semakin dekat dengan gawai dan media sosial, kebiasaan Prilly merawat tanaman menjadi contoh bahwa halaman rumah juga dapat menjadi ruang produktif. Pertanian dapat hadir dalam bentuk sederhana melalui kebun kecil yang menghasilkan pangan sekaligus menghadirkan kedekatan dengan alam.

Bagi Prilly, kebun di rumah pada akhirnya bukan hanya tempat menghasilkan sayuran. Aktivitas tersebut menjadi ruang untuk belajar mengenai kesabaran, menikmati setiap proses pertumbuhan, dan menemukan ketenangan di tengah kesibukan dunia hiburan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *