Tiga Menko, Kapolri, Menlu hingga sejumlah kepala lembaga berganti posisi *
Jakarta, Jatim Mandiri
PRESIDEN Prabowo Subianto merombak sejumlah posisi strategis pemerintahan menjelang dua tahun pemerintahan bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kamis (1/10). Reshuffle ini termasuk tiga menteri koordinator, Kapolri, dan Menteri Luar Negeri. Dalam pelantikan di Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin, reshuffle juga mencakup Kepala Staf Kepresidenan, sejumlah wakil menteri serta kepala dan wakil kepala lembaga.
————
Perombakan kabinet tersebut berlangsung sekitar tiga pekan sebelum pemerintahan Prabowo-Gibran genap dua tahun pada 20 Oktober mendatang. Tiga posisi menteri koordinator mengalami perubahan. Bahlil Lahadalia dilantik sebagai Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus merangkap Menteri ESDM.
Sedangkan Menteri Luar Negeri Sugiono bergeser menjadi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), menggantikan Pratikno. Posisi Menteri Luar Negeri kemudian dipercayakan kepada Arrmanatha Nasir.
Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman dilantik sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Polkam), menggantikan Djamari Chaniago. Pergantian juga terjadi pada posisi Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dilantik menjadi KSP menggantikan Dudung.
Di tubuh Polri, Komjen Pol Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit. Selanjutnya, Komjen Wahyu Hadiningrat dipercaya sebagai Wakapolri. Suyudi sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Setelah mendapat persetujuan DPR RI dari Komisi III hingga rapat paripurna, Suyudi dilantik Presiden sebagai Kapolri.
Selain pergantian pejabat tersebut, Prabowo melantik Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian. Sejumlah posisi wakil menteri juga diisi pejabat baru. Dradjad Hari Wibowo dilantik sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Nurkolisoh Ibnu Aman dan Luky Afirman masing-masing menjadi Wakil Menteri Keuangan.
Saleh Mustafa dipercaya sebagai Wakil Menteri Pertanian, sedangkan Irwan Meilano dilantik sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan. Penataan juga mencakup sejumlah lembaga. Dedi Prasetyo dilantik sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional, sementara Muhammad Fadil Imran menjadi Wakil Kepala Badan Otorita Pantai Utara Jawa.
Aryanto Wibowo kemudian dilantik sebagai Wakil Kepala BPKP. Presiden juga menyaksikan pengucapan sumpah Ketua Ombudsman Nusran Zoher dan anggota Ombudsman Radiansyah.
Dalam pelantikan tersebut, Sugiono mengucapkan sumpah jabatan sebagai Menko PMK. Sumpah itu menegaskan komitmennya menjalankan tugas berdasarkan konstitusi dan peraturan perundang-undangan.
“Bahwa saya, akan setia kepada UUD Negara RI Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” kata Prabowo saat memandu sumpah yang diikuti Sugiono.
Reshuffle kali ini menempatkan sejumlah pejabat pada posisi baru di bidang politik, keamanan, ekonomi, energi, pembangunan manusia, hingga kelembagaan. Perubahan tersebut menjadi bagian dari penataan jajaran pemerintahan menjelang memasuki dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. (*/ibn)












