Intisari Berita:
Sekjen DPP Partai Golkar/Anggota DPR RI M. Sarmuji dan Anggota DPRD Jatim Jairi Irawan menggelar reses gabungan di Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar.
Sarmuji menegaskan komitmen pengawalan Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari jenjang SD hingga perguruan tinggi bagi warga Kota Blitar.
Jairi Irawan menyoroti capaian indikator kesehatan Kota Blitar dan mendorong perluasan layanan cek kesehatan gratis di posko warga/Balai RW.
Blitar, Jatimmandiri.id — Sekertaris Jenderal DPP Partai Golkar yang juga Anggota DPR RI, M. Sarmuji, menggelar reses gabungan bersama Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Jairi Irawan, di Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar.
Agenda jaring aspirasi ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Blitar, jajaran Kepala Dinas Kesehatan, Camat Sukorejo, Lurah, Anggota DPRD Golkar Kota Blitar (Yasa), serta ratusan konstituen lokal.
Dalam kesempatan tersebut, kedua legislator menyerahkan bantuan fisik berupa 1 set peralatan terop guna mendukung sarana kegiatan masyarakat serta keamanan lingkungan di Jalan Mayang, Kota Blitar.
Sarmuji: Siap Kawal Akses Pendidikan KIP Hingga Perguruan Tinggi
Dalam arahannya, M. Sarmuji menekankan bahwa penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sektor pendidikan merupakan investasi utama pengetasan kemiskinan di daerah. Ia berkomitmen memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kota Blitar ter-cover oleh program bantuan pendidikan negara.
“Kami siap membantu seluruh lapisan masyarakat Kota Blitar, mulai dari jenjang Sekolah Dasar hingga perguruan tinggi, agar berhak mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Harapan kami, langkah ini akan melahirkan semakin banyak sarjana unggul yang kelak membangun daerahnya sendiri,” tegas Sarmuji.
Jairi Irawan Soroti Indikator Kesehatan dan Layanan Jemput Bola
Sementara itu, Anggota DPRD Jatim Jairi Irawan memaparkan data evaluasi sektor kesehatan masyarakat di Kota Blitar. Ia mendorong agar agenda serapan aspirasi publik senantiasa diimbangi dengan aksi nyata di bidang kesehatan.
Beberapa catatan penting sektor kesehatan Kota Blitar:
-
Evaluasi Angka Kesehatan: Mengacu pada data wilayah, capaian indeks kesehatan Kota Blitar berada di kisaran 39,43 persen dan menempati urutan ke-9 di Jawa Timur pada 2026 dengan perolehan 29,4 persen.
-
Dekatkan Layanan Pemeriksaan: Mendorong pemeriksaan kesehatan gratis secara berkala tanpa harus menunggu warga berobat ke Puskesmas atau Rumah Sakit.
-
Pemanfaatan Posko Warga: Menyarankan integrasi titik cek kesehatan gratis di Posko Partai Golkar, Posyandu, hingga Balai RW di setiap kelurahan.
“Pemeriksaan kesehatan tidak harus selalu menunggu warga datang ke Puskesmas. Kita upayakan layanan ini bisa hadir lebih dekat: di Posko, Posyandu, hingga Balai RW agar seluruh warga dapat memantaunya dengan mudah,” beber Jairi dalam keterangannya yang diterima di Surabaya, Sabtu (29/7/2026).
Rangkaian reses diakhiri dengan dialog interaktif bersama pimpinan daerah dan warga Sukorejo guna merangkum usulan pembangunan yang akan dikawal pada pembahasan anggaran mendatang.












