Jatim

Kabupaten Kediri Siapkan Kebangkitan Wisata Air Panas Gunung Kelud

×

Kabupaten Kediri Siapkan Kebangkitan Wisata Air Panas Gunung Kelud

Sebarkan artikel ini
Wisata air panas Gunung Kelud.
Example 468x60

Kediri, Jatimmandiri.id – Pemerintah Kabupaten Kediri terus mengoptimalkan berbagai sektor produktif untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya melalui pengembangan destinasi wisata berbasis alam yang menjadi kekuatan utama Bumi Panjalu.

Setelah memperpanjang jam operasional kawasan wisata Besuki di lereng Gunung Wilis pada tahun 2026, kini fokus pengembangan bergeser ke kawasan Gunung Kelud.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Salah satu rencana besar yang tengah dimatangkan adalah menghidupkan kembali wisata air panas yang telah lama menjadi ikon kawasan tersebut.

Destinasi wisata air panas Gunung Kelud diketahui berhenti beroperasi sejak erupsi Gunung Kelud pada tahun 2014.

Kini, harapan untuk mengembalikan pesona wisata tersebut mulai menemukan titik terang setelah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri melakukan survei lapangan pada pekan ini.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, mengatakan potensi wisata air panas Gunung Kelud masih sangat besar untuk dikembangkan.

Menurutnya, kehadiran kembali destinasi tersebut diyakini mampu menjadi magnet baru yang menarik wisatawan, baik pengunjung baru maupun mereka yang pernah datang sebelumnya.

“Kami telah melakukan survei. Potensinya luar biasa sehingga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, termasuk mereka yang pernah datang agar tertarik kembali berwisata ke Gunung Kelud,” ujarnya, Kamis (30/7/2026).

Mustika menjelaskan, langkah pengembangan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Bupati mendorong potensi wisata di kawasan Gunung Kelud maupun Gunung Wilis dapat ditata dan dimaksimalkan sebagai penggerak ekonomi daerah.

Survei dilakukan bersama jajaran Forkopimcam Kecamatan Ngancar serta komunitas pelaku wisata Gunung Kelud.

Kolaborasi tersebut bertujuan memastikan seluruh aspek pendukung, terutama keamanan dan kelayakan akses menuju lokasi wisata air panas.

Baca Juga  Festival Rontek Pacitan 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Konsep Panggung Berjalan untuk Tarik Wisatawan

Saat ini, akses menuju titik wisata masih mengharuskan pengunjung berjalan kaki sekitar 30 menit dari area parkir baru.

Karena itu, pemerintah akan memetakan jalur yang paling aman dan nyaman sebelum destinasi tersebut resmi dibuka kembali.

“Kami akan melihat jalur mana yang paling memungkinkan untuk dilalui. Semoga pembukaan kembali wisata air panas ini dapat segera terwujud,” pungkas Mustika.

Apabila terealisasi, kebangkitan wisata air panas Gunung Kelud tidak hanya akan menghidupkan kembali salah satu ikon wisata alam Kabupaten Kediri, tetapi juga menjadi energi baru bagi sektor pariwisata sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *