Metropolitan

Purbaya Wakili Surabaya di Festival Reog Ponorogo 2026, Siap Rebut Piala Presiden

×

Purbaya Wakili Surabaya di Festival Reog Ponorogo 2026, Siap Rebut Piala Presiden

Sebarkan artikel ini
Dalam sambutannya, Fikser memberikan apresiasi kepada seluruh anggota kontingen yang akan membawa nama Surabaya ke tingkat nasional.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id- Perkumpulan Unit-Unit Reog Kota Surabaya (Purbaya) dipastikan mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam ajang Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI Tahun 2026 yang digelar pada 11–14 Juni 2026 di Kabupaten Ponorogo.

Dalam festival bergengsi yang menjadi bagian dari rangkaian Grebeg Suro 2026 tersebut, kontingen Reog Surabaya akan bersaing dengan puluhan peserta dari berbagai daerah untuk memperebutkan Piala Presiden.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Keberangkatan tim Purbaya dilepas langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya, M. Fikser, di Sekretariat Purbaya, Rungkut Asri Barat, Surabaya, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar), camat, dan lurah setempat.

Dalam sambutannya, Fikser memberikan apresiasi kepada seluruh anggota kontingen yang akan membawa nama Surabaya ke tingkat nasional. Ia menegaskan komitmen Pemkot Surabaya dalam mendukung pelestarian budaya daerah, termasuk seni Reog.

“Setiap tahun tim Reog Surabaya selalu berpartisipasi. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, juga memberikan motivasi dengan menyiapkan bonus Rp100 juta jika berhasil meraih juara pertama,” ujar Fikser.

Selain itu, Pemkot juga menyiapkan bonus Rp50 juta bagi kontingen yang mampu menembus tiga besar. Bahkan, pembina Purbaya, Heru Sancoko, turut memberikan apresiasi sebesar Rp50 juta bagi tim yang masuk lima besar.

Fikser berharap dukungan tersebut dapat memacu semangat para seniman yang telah menjalani latihan intensif selama beberapa bulan terakhir.

Ia juga menyebutkan, sebanyak 57 unit Reog di Surabaya saat ini tergabung dalam Purbaya. Organisasi ini dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga dan mengembangkan kesenian Reog di Kota Pahlawan.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemkot Surabaya berencana menyediakan fasilitas latihan berupa gedung serbaguna milik pemerintah di kawasan MERR yang dapat digunakan secara rutin oleh para seniman Reog.

Baca Juga  Surabaya Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah, Program “Kemis Mlipis” Jadi Sorotan

“Reog selalu mendapat ruang dalam berbagai kegiatan resmi pemerintah kota. Ini bagian dari komitmen kami untuk menjaga keberlangsungan seni tradisional,” tambahnya.

Sementara itu, Pembina dan Penasehat Purbaya, Heru Sancoko, menegaskan bahwa FNRP merupakan ajang prestisius karena memperebutkan Piala Presiden.

“Ini bukan sekadar festival biasa, tetapi kompetisi tingkat nasional dengan gengsi tinggi. Yang diperebutkan adalah Piala Presiden,” tegasnya.

Untuk menghadapi kompetisi tersebut, Purbaya telah melakukan persiapan selama sekitar dua setengah bulan dengan menghadirkan pelatih dari berbagai daerah seperti Solo, Mojokerto, dan Magetan.

Heru berpesan kepada seluruh anggota tim agar menjaga kondisi fisik dan mental, serta tampil maksimal saat berlaga.

“Tampilkan yang terbaik untuk Surabaya. Ojo kendor, tunjukkan kemampuan dan prestasi kalian,” pesannya.

Senada, Camat Rungkut Maskur mengingatkan bahwa kontingen yang berangkat tidak hanya mewakili kelompok seni, tetapi juga membawa nama baik Pemerintah Kota Surabaya.

Ia berharap seluruh peserta dapat tampil optimal dan kembali dengan prestasi membanggakan.

Sebagai informasi, FNRP XXXI Tahun 2026 diikuti 32 kontingen dari seluruh Indonesia dan digelar di panggung utama Alun-Alun Ponorogo. Tim Reog Purbaya Surabaya mendapat nomor urut 17 dan dijadwalkan tampil pada Sabtu malam, 13 Juni 2026.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *