Dalam Negeri

Polri Perkuat Penanganan Gempa Flores, SAR dan Bantuan Logistik Dikerahkan

×

Polri Perkuat Penanganan Gempa Flores, SAR dan Bantuan Logistik Dikerahkan

Sebarkan artikel ini
Polri memperkuat penanganan gempa Flores NTT dengan mengerahkan SAR Brimob, tim kesehatan, DVI, K9, logistik, dan bantuan sosial.
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id-Polri memperkuat penanganan bencana gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).

Keselamatan masyarakat, evakuasi korban, pencarian, dan pemenuhan kebutuhan darurat menjadi prioritas utama kepolisian.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan Mabes Polri bersama Polda NTT terus berkoordinasi untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal dan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak dapat segera dipenuhi.

“Polri tentu berempati terhadap masyarakat yang terdampak gempa di Flores. Polri hadir dan terus memberikan dukungan dalam proses penanganan, khususnya penyelamatan dan evakuasi masyarakat. Mabes Polri dan Polda NTT terus berkoordinasi untuk memastikan seluruh kebutuhan di lapangan dapat didukung,” ujar Johnny.

Kapolres di Wilayah Terdampak Diperintahkan Turun Langsung

Polda NTT telah mengerahkan personel untuk membantu proses evakuasi dan pertolongan masyarakat di sejumlah wilayah terdampak. Kapolda NTT juga memerintahkan seluruh Kapolres di daerah terdampak untuk turun langsung bersama pemangku kepentingan terkait.

Pendataan korban dan kerusakan bangunan terus dilakukan. Namun, proses tersebut masih menghadapi kendala akibat gangguan jaringan komunikasi di sejumlah wilayah daratan Flores.

“Yang paling utama saat ini adalah keselamatan masyarakat. Untuk data korban dan kerusakan masih terus dihimpun dan diverifikasi karena kondisi di lapangan masih dinamis, termasuk adanya kendala komunikasi di sejumlah wilayah,” jelas Johnny.

Kapolda NTT bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga merencanakan peninjauan langsung ke sejumlah wilayah terdampak untuk memastikan kondisi masyarakat sekaligus memverifikasi laporan yang berkembang.

Polda NTT turut memerintahkan jajaran untuk mendirikan posko bantuan di lokasi yang aman. Posko tersebut berfungsi mendukung pelayanan, pertolongan, serta penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.

Baca Juga  Ditpolsatwa Polri Luluskan 72 Pawang K-9 dan Aswasada, Perkuat Mitigasi Bencana Nasional

Polri Siapkan SAR Brimob, Tim Kesehatan, DVI, dan K9

Dari tingkat Mabes Polri, koordinasi dukungan operasional dan logistik dilakukan sejak pagi. Pembaruan situasi, data korban, tingkat kerusakan, wilayah terdampak, serta kebutuhan mendesak masyarakat terus dihimpun sebagai dasar penentuan dukungan.

Polri menyiapkan pasukan SAR Brimob untuk diberangkatkan ke NTT. Dukungan personel SAR dari Polda NTB dan Polda Bali yang berada di wilayah terdekat juga dipersiapkan apabila diperlukan.

Selain itu, kapal tipe A terdekat disiapkan untuk mendukung mobilisasi personel maupun bantuan menuju wilayah terdampak.

Pada Sabtu (15/8) malam, satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) pasukan SAR Brimob dari Pasukan Pelopor dijadwalkan diberangkatkan ke NTT. Tim tersebut diperkuat enam personel kesehatan dan dokter serta membawa peralatan SAR untuk mendukung pencarian dan pertolongan korban.

Polri juga menyiapkan tim kesehatan dan Disaster Victim Identification (DVI) untuk membantu identifikasi korban sekaligus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak.

Sementara itu, tim K9 dipersiapkan untuk mendukung pencarian korban, terutama di lokasi bangunan yang mengalami keruntuhan. Pengiriman tim K9 akan dilakukan pada tahap berikutnya setelah jumlah personel dan kebutuhan alat angkut dipastikan.

“Seluruh kekuatan kita siapkan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan. Termasuk pasukan SAR Brimob, tim kesehatan dan DVI, K9, maupun dukungan dari Polda-Polda terdekat. Ini semua kita siapkan untuk mempercepat proses pencarian, pertolongan, dan penanganan masyarakat terdampak,” kata Johnny.

Polri Kirim Tenda dan Logistik

Untuk mendukung penanganan tahap awal, Polri menyiapkan sejumlah bantuan logistik. Bantuan tersebut terdiri atas 10 set tenda pleton, 10 unit Wi-Fi portabel Wontech, dan 240 dus bahan makanan siap saji.

Logistik tersebut akan diberangkatkan dari Pondok Cabe menggunakan pesawat CN-295 Polri.

Baca Juga  Kapolri Ajak Anggota Teladani Hoegeng, Lahirkan Polisi Berintegritas Lewat Hoegeng Awards 2026

Selain logistik, bantuan sosial dari Kapolri juga disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak gempa Flores.

Polri terus mengoordinasikan dukungan transportasi udara dan laut agar bantuan dapat menjangkau wilayah terdampak, terutama daerah yang mengalami kendala akses.

Polda Terdekat Disiapkan untuk Perkuat Evakuasi

Dukungan tambahan juga disiapkan dari sejumlah Polda terdekat, yakni Polda NTB, Polda Bali, dan Polda Jawa Timur. Kekuatan tersebut akan dikerahkan sesuai kebutuhan untuk membantu proses evakuasi, pencarian dan pertolongan, serta penanganan dampak bencana.

Mabes Polri juga segera menyiapkan posko tingkat pusat. Posko tersebut akan digunakan untuk memantau perkembangan penanganan sekaligus menyesuaikan dukungan dari tingkat pusat dengan kebutuhan aktual di lapangan.

Dalam penanganan bencana, Polri bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, Basarnas, BPBD, dan berbagai unsur terkait lainnya.

Polri Ingatkan Bahaya Informasi Hoaks

Di tengah situasi darurat, Polri mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama mengenai jumlah korban, tingkat kerusakan, tsunami, maupun gempa susulan.

Johnny meminta masyarakat tetap tenang dan mengacu pada informasi resmi dari pihak berwenang.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya. Dalam kondisi seperti ini, informasi resmi sangat penting agar tidak menimbulkan kepanikan dan tidak mengganggu proses evakuasi maupun penanganan di lapangan,” tegasnya.

Polri memastikan dukungan terhadap penanganan gempa Flores akan terus dilakukan sesuai perkembangan situasi dan kebutuhan masyarakat.

Pengerahan personel SAR, tim kesehatan, DVI, K9, dukungan logistik, bantuan sosial, serta kesiapan Polda-Polda terdekat menjadi bagian dari upaya memperkuat penanganan bencana bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Polri hadir untuk masyarakat. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, dan seluruh kekuatan yang ada akan terus kami optimalkan untuk membantu proses evakuasi, pencarian korban, dan penanganan masyarakat terdampak,” pungkas Johnny.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

3.563 Napi Langsung Bebas Jakarta, Jatim Mandiri Sebanyak 174.791 narapidana dan anak binaan di seluruh Indonesia menerima remisi dan pengurangan…

Berita

Polda Jatim Kirim Bantuan ke NTT Surabaya, Jatim Mandiri Pemerintah menyiapkan dana siap pakai Rp5 triliun untuk mempercepat penanganan bencana…