Jatimmandiri.id – Timnas Belgia memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Senegal dengan skor dramatis 3-2 pada laga yang berlangsung hingga babak tambahan waktu, Rabu (2/7/2026).
Gelandang Youri Tielemans menjadi pahlawan kemenangan Belgia usai mencetak gol penentu melalui titik penalti pada menit ke-124.
Gol tersebut tercipta setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR) menyatakan terjadi pelanggaran terhadap Tielemans di kotak terlarang.
Laga berlangsung penuh tensi. Senegal yang sempat berada di ambang kemenangan harus mengubur mimpi lolos setelah Belgia bangkit secara luar biasa pada menit-menit akhir pertandingan.
Senegal membuka keunggulan pada babak pertama melalui Habib Diarra. Berawal dari umpan silang Sadio Mane yang disambut sundulan Ismaïla Sarr, bola sempat membentur tiang gawang sebelum disambar Diarra menjadi gol.
Gol tersebut menjadi catatan tersendiri karena merupakan gol kedelapan yang dicetak pemain Sunderland sepanjang Piala Dunia 2026.
Jumlah itu hanya kalah dari kontribusi pemain Real Madrid dan Paris Saint-Germain.
Memasuki babak kedua, Senegal menggandakan keunggulan lewat aksi individu Ismaïla Sarr.
Penyerang Crystal Palace itu mengontrol umpan panjang Moussa Niakhaté dengan sempurna setelah memanfaatkan celah di lini pertahanan Belgia sebelum melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan kiper lawan.
Saat pertandingan memasuki menit ke-89, Belgia berhasil memperkecil ketertinggalan.
Penyerang Romelu Lukaku mencetak gol internasionalnya yang ke-92 untuk menjaga asa timnya tetap hidup.
Dua menit berselang, tepatnya pada masa injury time, Belgia menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Youri Tielemans sukses menanduk umpan silang Leandro Trossard sehingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Sebelum gol penyama kedudukan tercipta, sempat terjadi ketegangan di kubu Belgia.
Tielemans dan Nicolas Raskin terlihat terlibat adu mulut saat jeda minum akibat tingginya tekanan dalam pertandingan.
Situasi tersebut berhasil diredam rekan setim mereka sehingga pertandingan dapat kembali dilanjutkan.
Ketika laga tampak akan berakhir melalui adu penalti, Dodi Lukebakio hampir membawa Belgia unggul setelah sepakannya membentur mistar gawang.
Namun, VAR kemudian meninjau insiden pelanggaran yang dilakukan Lamine Camara terhadap Tielemans dalam proses serangan tersebut.
Setelah pemeriksaan yang berlangsung sekitar tujuh menit, wasit memutuskan memberikan hadiah penalti kepada Belgia.
Tielemans yang maju sebagai algojo tetap tenang meski sempat terjadi aksi psikologis dari pemain Senegal, Pathé Ciss, yang berusaha mengganggu konsentrasinya di sekitar titik penalti.
Eksekusi Tielemans akhirnya bersarang di gawang Senegal dan memastikan kemenangan Belgia 3-2.
Gol tersebut tercatat sebagai gol paling akhir yang pernah tercipta dalam sejarah Piala Dunia, yakni pada menit 124 menit 44 detik.
Kekalahan ini terasa menyakitkan bagi Senegal yang tampil impresif hampir sepanjang pertandingan.
Meski demikian, Belgia menunjukkan mentalitas kuat dengan mencetak tiga gol pada fase akhir pertandingan untuk membalikkan keadaan sekaligus mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.












