Edu-Life & Sport

100 Penari Jatim Tampil di Istana Negara

×

100 Penari Jatim Tampil di Istana Negara

Sebarkan artikel ini
Para penari dari Jawa Timur yang tampil di Istana Negara dalam rangka upacara HUT Ke- 81 RI.
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id – Penampilan budaya daerah sudah menjadi pertunjukan yang ditunggu di tiap pelaksanaan Upacara HUT RI di Istana Negara. Tahun ini, Jawa Timur membawa kekayaan seni tradisinya ke panggung peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 100 penari dari sejumlah daerah di Jawa Timur disiapkan tampil di Istana Negara Jakarta dalam rangkaian Upacara 17 Agustus 2026.

Dari jumlah tersebut, mayoritas penari berasal dari Kabupaten Tulungagung. Sekitar 80 persen atau 80 penari merupakan seniman tari dari daerah tersebut. Sementara sisanya berasal dari Blitar, Kediri, Malang dan Trenggalek.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Penampilan tersebut tidak menyajikan satu kesenian tunggal. Para penari akan membawakan lima tari tradisional Jawa Timur yang dikolaborasikan menjadi satu pertunjukan, yakni Tari Remo, Jaripah, Topeng Malang, Jaranan Senterewe dan Glipang.

Koreografer Harmoni Jawa Timur Hapsari Mustika Ningrum mengatakan, penggabungan lima tarian tersebut dirancang untuk menghasilkan pertunjukan yang harmonis dengan tetap mempertahankan karakter kesenian dari masing-masing daerah.

Di hari H pelaksanaan, penampilan para penari sangat memukau para tamu undangan dan peserta upacara. Rangkaian latihan sejak di ibukota provinsi membuahkan hasil yang sangat membanggakan. Bahkan tak sedikit yang mengabadikan penampilan para penari tersebut melalui gawai mereka.

Hapsari menjelaskan, keterlibatan penari dari sejumlah daerah tersebut sekaligus menjadi representasi keberagaman seni tradisi Jawa Timur. Tulungagung menjadi daerah dengan jumlah wakil terbesar, disusul penari dari Blitar, Kediri, Malang dan Trenggalek.

Kelima tarian yang dipilih memiliki karakter dan identitas budaya masing-masing. Tari Remo dikenal sebagai salah satu kesenian khas Jawa Timur, sementara Topeng Malang merepresentasikan tradisi seni pertunjukan dari wilayah Malang. Jaranan Senterewe juga menjadi bagian dari kekayaan kesenian tradisional Jawa Timur.

Baca Juga  Plt Bupati Tulungagung Hadiri Upacara Adat Methik Pari di Kalidawir

Sementara itu, Jaripah dan Glipang turut dimasukkan dalam rangkaian koreografi sebagai bagian dari pertunjukan yang menggambarkan keberagaman seni daerah. Seluruh tarian tersebut kemudian disusun dalam satu koreografi agar dapat tampil sebagai pertunjukan kolosal.

Penampilan 100 penari Jawa Timur di Istana Negara menjadi bagian dari rangkaian puncak peringatan HUT ke-81 RI. Kehadiran mereka membawa misi memperkenalkan sekaligus menampilkan kekayaan seni tradisional Jawa Timur dalam salah satu agenda nasional paling penting tahun ini.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *