Edu-Life & Sport

Kampung Pancasila Warnai HUT RI, Pemuda Surabaya Diajak Turun Tangan

×

Kampung Pancasila Warnai HUT RI, Pemuda Surabaya Diajak Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Walikota Surabaya, Eri Cahyadi bersama istri ketika berswa foto dengan tim paduan suara di Grahadi, Surabaya.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Semangat kemerdekaan di Kota Surabaya tidak hanya ditandai dengan pengibaran Sang Merah Putih. Puncak peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Balai Kota Surabaya, Senin, juga menjadi momentum untuk mengajak generasi muda terlibat langsung dalam menyelesaikan berbagai persoalan kota.

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi setelah pertunjukan tari kolosal bertema Kampung Pancasila mewarnai rangkaian upacara peringatan kemerdekaan.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Menurut Eri, pertunjukan tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi menggambarkan bagaimana nilai-nilai Pancasila perlu diwujudkan dalam kehidupan masyarakat. Pengamalan nilai tersebut diharapkan mampu memperkecil kesenjangan sosial sekaligus membantu menekan angka kemiskinan di Kota Surabaya.

Eri juga mengingatkan generasi muda agar tidak berhenti pada peringatan seremonial. Anak-anak muda Surabaya, kata dia, merupakan pemegang estafet pembangunan sehingga harus mengambil peran dalam menjaga kemerdekaan.

“Pada momentum ini, saya mengajak seluruh pemuda Surabaya untuk tidak hanya menjadi penonton pasif, melainkan mewarisi ‘api perjuangan’ Bung Karno dengan terlibat aktif menjaga dan mempertahankan kemerdekaan di kota ini,” kata Eri.

Ia berharap keterlibatan pemuda diwujudkan melalui berbagai aksi nyata, mulai dari membantu pengentasan kemiskinan, menurunkan angka stunting, mencegah anak putus sekolah, hingga ikut memberantas kekerasan dan premanisme.

Pemerintah Kota Surabaya juga membuka kesempatan bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pengembangan ekonomi daerah. Sejumlah sektor yang menjadi perhatian antara lain hotel, restoran dan kafe, serta pemberdayaan UMKM yang digerakkan kalangan kepemudaan.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi pemuda untuk terlibat dalam pergerakan ekonomi daerah, termasuk penguatan sektor hotel, restoran, dan kafe serta pemberdayaan UMKM kepemudaan,” ujarnya.

Untuk memperluas keterlibatan tersebut, Pemkot Surabaya mulai pekan depan akan mengumpulkan perwakilan pemuda dari seluruh RW. Pertemuan itu sekaligus menjadi ruang untuk menjaring aspirasi anak muda dan membangun komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kesejahteraan lingkungan.

Baca Juga  Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan, Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Dimulai

Di sisi lain, peringatan HUT ke-81 RI di Balai Kota Surabaya juga diisi dengan pemberian penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada 966 PNS. Penghargaan diberikan kepada aparatur yang telah mengabdi selama 10, 20 dan 30 tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Eri mengingatkan para aparatur untuk menjaga integritas dan menjauhi praktik korupsi. Kepentingan masyarakat, menurut dia, harus selalu ditempatkan di atas kepentingan pribadi.

“Jaga integritas, menghindarkan diri dari tindakan korupsi, serta senantiasa mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi,” katanya.

Eri juga mengaitkan semangat kepemudaan dengan sejarah Paskibra pada 1946. Ia menuturkan, Bung Karno pernah menegaskan bahwa mereka yang mengibarkan bendera merupakan sosok dengan jiwa nasionalisme tinggi.

Semangat dan karakter tersebut dinilai perlu terus diwariskan kepada generasi muda Surabaya agar nilai perjuangan kemerdekaan tidak berhenti sebagai bagian dari sejarah.

“Mengingat sejarah Paskibra tahun 1946, Bung Karno menegaskan bahwa yang mengibarkan bendera bukanlah orang-orang biasa, melainkan mereka yang memiliki jiwa nasionalisme tinggi. Karakter itulah yang harus dimiliki dan melekat pada seluruh anak muda di Kota Surabaya,” ujarnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *