- Kafilah Jawa Timur sukses mengamankan posisi empat besar dengan torehan 99 poin pada MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 di Sulawesi Selatan.
- Capaian ini melonjak dua peringkat dibanding gelaran sebelumnya di Palangkaraya berkat raihan 6 Juara I, 3 Juara II, dan 20 finalis.
- Ketua III DP KORPRI Jatim Akhmad Jazuli bersyukur atas capaian ini dan menyiapkan evaluasi pembinaan demi target juara umum di edisi mendatang.
Sulsel, Jatimmandiri.id — Kafilah Jawa Timur menorehkan prestasi membanggakan dengan berhasil menembus jajaran empat besar pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 yang dihelat di Sulawesi Selatan. Berdasarkan klasemen akhir kejuaraan, kontingen ASN asal Jawa Timur sukses mengumpulkan total 99 poin.
Pencapaian ini menjadi lompatan positif bagi Kafilah Jatim karena berhasil memperbaiki catatan kompetisi pada edisi MTQ KORPRI sebelumnya di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, yang kala itu berada di urutan enam besar.
Dalam daftar klasemen perolehan poin akhir nasional, Sumatera Barat mengukuhkan diri di peringkat pertama dengan 160 poin, disusul tuan rumah Sulawesi Selatan di posisi kedua dengan 125 poin, DKI Jakarta di peringkat ketiga dengan 103 poin, Jawa Timur di posisi keempat dengan 99 poin, serta Kalimantan Timur mengunci peringkat kelima dengan raihan 81 poin.
Dominasi 20 Finalis dan Rincian Gelar Juara
Wakil Ketua III/Ketua III Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Jazuli, S.H., M.Si., menyampaikan rasa syukur mendalam atas daya juang luar biasa yang diperlihatkan seluruh anggota kafilah di panggung nasional.
“Meski target kami sebenarnya juara umum, dengan 20 finalis yang kemarin lolos babak final, kami tetap bersyukur dengan hasil ini. Alhamdulillah, capaian Jawa Timur meningkat dibandingkan MTQ sebelumnya,” ungkap Akhmad Jazuli, Sabtu (29/8/2026).
Jazuli menegaskan bahwa keberhasilan meloloskan 20 delegasi ke babak puncak membuktikan tingginya kualitas dan kapasitas kompetensi para ASN asal Jawa Timur di hadapan dewan hakim nasional.
“Pada MTQ sebelumnya di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, kafilah Jatim sempat memperoleh urutan enam besar. Capaian kali ini berarti kita meningkat dua peringkat,” imbuhnya.
Akumulasi 99 poin yang diraih Kontingen Jawa Timur ditopang oleh sebaran gelar di berbagai kategori utama maupun harapan, dengan rincian:
- Juara I: 6 cabang/nomor musabaqah
- Juara II: 3 cabang/nomor musabaqah
- Juara Harapan I: 4 peserta
- Juara Harapan II: 5 peserta
- Juara Harapan III: 2 peserta
Apresiasi Perjuangan Tim dan Evaluasi Menuju Juara Umum
Atas hasil tersebut, Jazuli melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur kontingen yang telah mengorbankan waktu dan tenaga demi membawa harum nama daerah di pentas nasional.
“Ini tentu menjadi hasil kerja bersama. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh kafilah, pembina, pelatih, dan official yang telah berjuang maksimal membawa nama Jawa Timur,” tutur Jazuli.
Kendati berhasil mendongkrak peringkat ke posisi empat besar nasional, KORPRI Jatim memastikan tidak akan berpuas diri. Evaluasi teknis menyeluruh segera dirancang agar pembinaan para kafilah pada periode kompetisi selanjutnya semakin matang dan kembali membidik predikat juara umum.
“Kami akan melakukan evaluasi. Target juara umum tetap menjadi semangat ke depan. Apa yang sudah baik akan dipertahankan dan kekurangan akan kami perbaiki,” tegasnya.
Syiar Nilai Al-Qur’an di Lingkungan Aparatur Sipil Negara
Perhelatan akbar MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 di Sulawesi Selatan mempertemukan ribuan ASN terbaik dari berbagai provinsi, kementerian, hingga lembaga negara di seluruh Indonesia. Ajang dua tahunan ini menjadi wadah unjuk kompetensi religi sekaligus sarana penguatan nilai-nilai Al-Qur’an dalam menopang integritas pengabdian birokrasi.
Dengan mengamankan 99 poin dan finis di posisi keempat, Kafilah Jawa Timur menutup partisipasinya dengan capaian gemilang yang menjadi modal kuat untuk menatap prestasi lebih tinggi pada gelaran MTQ KORPRI berikutnya.












