BeritaJatim

Uang Saku Penyemangat Subuh

Penulis: YusronEditor: ibn
×

Uang Saku Penyemangat Subuh

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Badan Pengelola Masjid Raudlatul Jannah berfoto bersama jamaah shalat subuh. Yusron
Example 468x60

Probolinggo, Jatim Mandiri

Pemkot Probolinggo memulai gerakan salat Subuh berjemaah bagi anak-anak di Masjid Agung Raudlatul Jannah, Minggu (6/9), untuk membangun kebiasaan beribadah sejak dini.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Setiap peserta usia PAUD hingga SMP mendapat uang saku Rp5.000 seusai salat, dengan dukungan pengurus masjid dan BAZNAS Kota Probolinggo.

Puluhan anak mengikuti kegiatan perdana tersebut. Salat Subuh diimami Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin yang selama ini juga menjadi jemaah Masjid Agung Raudlatul Jannah. Seusai salat dan berdoa, anak-anak berbaris untuk menerima uang saku. Aminuddin dan Ketua Badan Pengelola Masjid Raudlatul Jannah KH Abdul Azis menyerahkannya satu per satu.

Kegiatan itu turut didampingi Ketua BAZNAS Kota Probolinggo Imanuddin Abil Fida dan pengurus masjid. Aminuddin mengatakan gerakan tersebut digelar untuk mendorong anak-anak membiasakan diri bangun pagi dan beribadah. Program itu juga dikaitkan dengan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat. Yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur lebih awal.

“Kami ingin Masjid Raudlatul Jannah sebagai gerbang masuk kota dari sisi transportasi kereta api terlihat syiar sejak Subuh,” ujar Aminuddin.

Gerakan itu juga ditargetkan meningkatkan jumlah jemaah Subuh di masjid yang berada dekat Alun-Alun Kota Probolinggo tersebut. Pada pelaksanaan perdana, jumlah jemaah anak meningkat dibandingkan hari biasa. Pemkot berencana melanjutkan pemberian uang saku setiap hari untuk menjaga semangat mereka.

“Gerakan pemberian uang saku ini akan kami berikan setiap hari sampai masjid ini penuh. Setiap anak diberi uang saku Rp5.000 setelah berjemaah salat Subuh di sini,” tutur Aminuddin.

Atta, siswa kelas III sekolah dasar asal Kelurahan Pilang, mengaku baru pertama kali mengikuti salat Subuh di Masjid Agung. Ia datang bersama saudaranya. “Biasanya salat Subuh di rumah. Ke Masjid Agung baru pertama kali. Senang ada uang sakunya, bisa diteruskan seperti ini,” ujarnya.

Baca Juga  Panjat Bambu Jadi Daya Tarik Wisata

Hal serupa disampaikan Aisyah, pelajar SMP di Kota Probolinggo. Menurutnya, ajakan tersebut dapat membantu anak-anak lebih tertib beribadah. “Biasanya malas mau ke masjid, tetapi dapat uang saku lebih tertarik. Buat teman-teman, ayo salat bersama agar dapat pahala bersama,” katanya.

Ketua BAZNAS Kota Probolinggo Imanuddin Abil Fida menyatakan dukungannya terhadap program tersebut. Bantuan akan diberikan sesuai standar operasional yang berlaku. “BAZNAS berkomitmen terus konsisten agar salat Subuh ramai seperti jemaah salat Jumat. Kami siap mendukung pembangunan jiwa dan batin anak-anak serta masyarakat Kota Probolinggo,” ungkapnya.

Dukungan juga disampaikan anggota DPRD Kota Probolinggo Nunung Mohammad Toha. Ia berharap dorongan awal tersebut berkembang menjadi kebiasaan salat Subuh berjemaah tanpa harus bergantung pada pemberian uang saku. (yf/ibn)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Hujan ringan hingga sedang mulai mengguyur sejumlah wilayah Jatim seiring Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menekan kekeringan…

Berita

Sidoarjo, Jatim Mandiri PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang Krian memperkuat layanan langsung dan digital untuk memudahkan…

Berita

Jakarta, Jatim Mandiri Di tengah aktivitas erupsi sejumlah gunung api, dan karhutla di sejumlah tempat, Presiden Prabowo Subianto meminta anggaran…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Pemkot Surabaya memecat Imam, anggota Satpol PP yang mengakui menjanjikan pekerjaan kepada warga dengan imbalan uang pada…