BeritaJatim

Hujan Buatan Mulai Redam Karhutla

Editor: ibn
×

Hujan Buatan Mulai Redam Karhutla

Sebarkan artikel ini
Petugas menyiapkan natrium klorida sebagai bahan Operasi Modifikasi Cuaca untuk menekan kekeringan dan kebakaran hutan.  
Example 468x60

Surabaya, Jatim Mandiri

Hujan ringan hingga sedang mulai mengguyur sejumlah wilayah Jatim seiring Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menekan kekeringan dan kebakaran hutan, Senin (7/9). Di Gunung Ijen di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso, pemadaman udara telah menjatuhkan dua ton air pada lahan terbakar seluas sekitar 20 hektare dan dijadwalkan berlanjut hari ini (8/9).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto mengatakan hujan terpantau melalui Pos Meteorologi dan Alat Rekam Cuaca di sejumlah daerah. “Dari data Pos Meteorologi dan Alat Rekam Cuaca di beberapa titik, hujan ringan hingga sedang tercatat terjadi di beberapa wilayah,” terang Gatot seperti dikutip harian.disway.id.

Hujan terpantau di Pasrujambe dan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Curah hujan juga tercatat di wilayah Licin, Jambu, dan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, serta sejumlah kawasan di Malang, Jember, Trenggalek, dan Pacitan.

OMC yang  dilakukan Pemprov Jatim dan Kementerian Kehutanan ini kembali menyemai awan dengan menebar 800 kilogram natrium klorida atau NaCl di udara. Operasi diarahkan ke kawasan Gunung Argopuro, Ijen, dan Alas Purwo.

“Hari ini kami menerjunkan penerbangan penyemaian menggunakan 800 kilogram NaCl. Kami berharap langkah ini memicu awan hujan sebelum potensi kebakaran meluas,” ujar Gatot.

Pelaksanaan OMC bergantung pada ketersediaan awan yang berpotensi menghasilkan hujan. Kondisi minim awan membuat operasi belum dapat dilakukan secara optimal di wilayah utara Jawa Timur.

BPBD Jatim terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau pergerakan angin dan mencari awan potensial yang dapat disemai.

Sementara itu, kebakaran di kawasan Gunung Ijen masih ditangani. Berdasarkan pendataan sementara, luas lahan terdampak mencapai sekitar 20 hektare dan masih dapat berubah setelah pemetaan ulang.

Baca Juga  BMKG Ingatkan Warga Waspada Hujan Lebat, Risiko Banjir dan Longsor Meningkat Saat Puncak Musim Hujan

Helikopter pemadam dipindahkan ke Banyuwangi setelah operasi penanganan kebakaran Gunung Semeru selesai. Pengoperasian dilakukan melalui Bondowoso menyusul permohonan BKSDA dan penetapan tanggap darurat oleh Bupati Banyuwangi.

Pada Minggu (6/9), helikopter melakukan dua kali penerbangan atau sortie. Setiap penerbangan membawa satu ton air sehingga total dua ton air dijatuhkan ke kawasan terbakar.

Pemadaman udara dihentikan sementara pada Senin karena helikopter menjalani perawatan rutin. Operasi dijadwalkan kembali berlangsung pada Selasa ini. “Khusus hari Senin, helikopter mendapatkan perawatan rutin sehingga tidak dilakukan water bombing. Pemadaman udara akan dilakukan kembali pada Selasa,” jelas Gatot. (*/ibn)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Sidoarjo, Jatim Mandiri PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang Krian memperkuat layanan langsung dan digital untuk memudahkan…

Berita

Jakarta, Jatim Mandiri Di tengah aktivitas erupsi sejumlah gunung api, dan karhutla di sejumlah tempat, Presiden Prabowo Subianto meminta anggaran…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Pemkot Surabaya memecat Imam, anggota Satpol PP yang mengakui menjanjikan pekerjaan kepada warga dengan imbalan uang pada…

Berita

Probolinggo, Jatim Mandiri Pemkot Probolinggo memulai gerakan salat Subuh berjemaah bagi anak-anak di Masjid Agung Raudlatul Jannah, Minggu (6/9), untuk…