Jatim

Mbak Wali Lepas Kontingen Pramuka Kota Kediri ke Jamnas XII

×

Mbak Wali Lepas Kontingen Pramuka Kota Kediri ke Jamnas XII

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kediri, Jatimmandiri.id – Wali Kota Kediri sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kota Kediri, Vinanda Prameswati, melepas kontingen Gerakan Pramuka Kota Kediri yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Buperta Cibubur, Jakarta.

Pelepasan kontingen berlangsung di Halaman Balai Kota Kediri, Sabtu (8/8/2026). Jamnas XII sendiri dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Ada hal istimewa dalam keberangkatan kontingen Kota Kediri tahun ini. Untuk pertama kalinya, Pramuka Berkebutuhan Khusus turut diberangkatkan untuk mengikuti Jambore Nasional.

Kota Kediri menjadi salah satu dari enam kabupaten/kota di Jatim yang mengikutsertakan Pramuka Berkebutuhan Khusus dalam ajang nasional tersebut.

Total kontingen Kota Kediri terdiri dari 32 Pramuka Penggalang, 6 Pramuka Berkebutuhan Khusus, 4 pendamping kontingen reguler, 2 pendamping Pramuka Berkebutuhan Khusus, serta 2 pimpinan kontingen.

Dalam arahannya, Mbak Wali mengapresiasi Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Kediri yang telah membimbing dan mempersiapkan para peserta hingga berhasil lolos seleksi.

“Terima kasih kepada Kwarcab Kota Kediri yang telah membimbing adik-adik Pramuka sehingga siap mengikuti Jambore Nasional XII. Selamat kepada adik-adik yang telah mengikuti seleksi dari awal yang begitu ketat, sehingga bisa mengikuti Jambore Nasional XII,” ujarnya.

Menurut Vinanda, menjadi peserta Jamnas merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan.

Tidak semua anggota Pramuka mendapatkan kesempatan tersebut, terlebih proses seleksi yang harus dilalui cukup ketat.

Ia berpesan agar para peserta tidak hanya menjadikan Jamnas sebagai kegiatan perkemahan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk belajar dan membangun karakter.

Para peserta diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, kreativitas, kemandirian, serta rasa cinta tanah air.

“Jadikan Jamnas ini untuk banyak belajar dan mandiri. Karena kalian nanti akan melakukan semuanya sendiri selama mengikuti Jamnas,” pesan Mbak Wali.

Baca Juga  Polres Probolinggo Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pererat Silaturahmi dengan Mahasiswa dan Ojol

Selain itu, Vinanda mengingatkan para peserta untuk menjaga kesehatan, memastikan obat-obatan pribadi tidak tertinggal, serta menjaga etika dan sopan santun selama berada di lokasi Jamnas.

Ia berharap kontingen Kota Kediri mampu menunjukkan karakter positif sebagai generasi muda sekaligus membangun jejaring dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

“Tunjukkan bahwa warga Kota Kediri punya sopan santun dan perluas pertemanan. Siapa tahu nanti ada daerah lain yang ingin belajar ke Kota Kediri,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Kediri, Edy Herwiyanto, menegaskan bahwa keikutsertaan dalam Jamnas XII bukan sekadar kegiatan rekreasi.

Menurutnya, Jamnas menjadi kesempatan bagi para peserta untuk bertemu dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia, sekaligus menimba ilmu, bertukar pengalaman, dan memperluas jejaring.

“Pramuka ini bukan organisasi kepemudaan, namun ini adalah mandatori. Tujuannya mendidik karakter. Mendidik karakter ini tugas yang berat. Ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk menjadikan anak-anak Kota Kediri memiliki karakter yang baik,” tegasnya.

Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Kediri, Adi Sutrisno, menjelaskan bahwa enam Pramuka Berkebutuhan Khusus yang diberangkatkan juga harus mengikuti proses seleksi.

Dari 18 peserta, terpilih enam anak untuk mengikuti Jamnas XII. Mereka kemudian mendapatkan pembekalan internal di Kwarcab serta mengikuti kegiatan city tour sebagai bagian dari persiapan.

Adi mengatakan, sebelumnya Kota Kediri belum pernah memberangkatkan Pramuka Berkebutuhan Khusus ke Jambore Nasional.

“Arahan dari Kamabicab dan Ka Kwarcab, kita berangkatkan Pramuka Berkebutuhan Khusus agar mereka punya kesempatan yang sama. Nantinya di sana mereka akan dikumpulkan bersama kontingen dari Kwarda Jatim dan mendapatkan pembinaan dari Kwarda Jatim,” jelasnya.

Adi juga menjelaskan, pembiayaan peserta Jamnas XII dibagi menjadi tiga skema. Sebanyak 50 persen peserta membayar penuh, 25 persen membayar separuh, dan 25 persen lainnya mengikuti secara gratis.

Baca Juga  Polresta Malang Kota Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Daerah, Sita 3,2 Kg Sabu dan 2.480 Butir Ekstasi

Peserta yang membayar penuh merupakan mereka yang dinilai mampu. Sementara peserta yang membayar separuh, biaya sisanya ditanggung oleh Kwarcab dengan ketentuan tertentu.

Sedangkan peserta yang masuk dalam desil 1–4 mendapatkan pembiayaan penuh atau gratis.

“Tahun ini dari Kamabicab dan Ka Kwarcab memberi arahan, 50 persen saja yang membayar penuh. Lalu 25 persen membayar separuh dan 25 persen lainnya gratis,” imbuh Adi.

Salah satu orang tua peserta, Sutadji, mengaku bangga sekaligus bersyukur anaknya, Guyub Nasrullah Aji Wicaksono, terpilih mengikuti Jamnas XII.

Guyub merupakan salah satu Pramuka Berkebutuhan Khusus dari SLB Putra Asih.

Menurut Sutadji, anaknya memang memiliki ketertarikan besar terhadap kegiatan Pramuka dan memilihnya sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

“Alhamdulillah saya bersyukur dan tidak menduga anak saya bisa sampai ke Jamnas XII. Saya tidak khawatir anak saya jauh karena pembinanya sudah sangat baik dan memperhatikan anak saya,” ungkapnya.

Dalam pelepasan tersebut juga dilakukan penyerahan Tunggul Tunas Kelapa, fasilitas kegiatan, serta uang saku secara simbolis kepada kontingen.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *