Jatimmandiri.id-Liverpool kembali menelan hasil mengecewakan usai dihajar Aston Villa dengan skor 4-2 dalam lanjutan Premier League di Villa Park, Jumat malam.
Kekalahan tersebut semakin memperburuk musim yang penuh tekanan bagi pasukan Arne Slot.
Hasil buruk itu membuat peluang Liverpool lolos ke UEFA Champions League musim depan kini berada di ujung tanduk.
The Reds wajib meraih kemenangan pada laga terakhir kontra Brentford di Anfield pekan depan jika ingin menjaga asa tampil di kompetisi elite Eropa.
Sejak awal musim, Liverpool dinilai tampil jauh dari ekspektasi. Kekalahan dari Aston Villa bahkan disebut sebagai salah satu titik terendah dalam upaya mereka mempertahankan gelar liga.
Meski sempat tampil dominan pada babak pertama, Liverpool gagal memanfaatkan peluang. Absennya Alexander Isak akibat cedera serta kondisi Mohamed Salah yang belum sepenuhnya fit membuat lini depan The Reds kehilangan daya gedor.
Menurut laporan ESPN, Isak sengaja tidak dimainkan sebagai langkah pencegahan setelah baru pulih dari cedera patah kaki bulan lalu.
Situasi semakin memunculkan sorotan terhadap performa para pemain mahal Liverpool musim ini.
Penyerang anyar Florian Wirtz yang masuk dari bangku cadangan juga belum mampu memberikan dampak signifikan.
Liverpool sebenarnya sempat bangkit lewat gol sundulan kapten Virgil van Dijk di babak kedua.
Namun, kesalahan Dominik Szoboszlai menjadi titik balik pertandingan setelah berhasil dimanfaatkan Morgan Rogers untuk memberi assist kepada Ollie Watkins.
Villa kemudian menambah gol melalui Watkins dan John McGinn sebelum Van Dijk memperkecil ketertinggalan di akhir laga.
Kekalahan ini menghadirkan sejumlah catatan buruk bagi Liverpool.
Mereka kini sudah kebobolan 20 gol dari situasi bola mati di Premier League, terbanyak dibanding klub lain musim ini.
Selain itu, total 51 gol yang bersarang ke gawang Liverpool menjadi rekor terburuk mereka dalam satu musim liga sejak 1914-1915.
Liverpool juga hanya meraih satu poin dari delapan laga tandang melawan tim penghuni sembilan besar klasemen musim ini.
Meski tekanan terhadap Arne Slot terus meningkat, manajemen klub dikabarkan masih memberikan dukungan penuh kepada pelatih asal Belanda tersebut.
Slot pun optimistis Liverpool bisa bangkit musim depan melalui perombakan skuad dan aktivitas transfer pemain.
“Saya memahami para suporter kecewa. Tapi saya yakin beberapa perubahan dan awal baru bisa membawa peningkatan besar bagi tim ini,” ujar Slot usai pertandingan.
Namun, hasil buruk demi hasil buruk membuat sebagian besar pendukung Liverpool mulai kehilangan kepercayaan.
Saat Aston Villa merayakan keberhasilan mereka mengamankan tiket Liga Champions, Liverpool justru masih harus berjibaku menyelamatkan musim yang nyaris berakhir dengan kegagalan total.












