Grobogan, Jatimmandiri.id – H Mukhlisin resmi dipercaya menakhodai DPC PKB Grobogan periode 2026-2030 setelah melewati serangkaian proses seleksi berjenjang yang digelar Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB.
Penetapan Mukhlisin sebagai ketua tidak dilakukan secara otomatis, melainkan melalui mekanisme penjaringan dan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang diikuti sejumlah kandidat dari Kabupaten Grobogan.
Dari 10 nama yang mendaftar sebagai calon Ketua DPC PKB Grobogan, delapan orang mengikuti tahapan UKK.
Sementara dua kandidat lainnya dinyatakan gugur karena tidak mengikuti proses seleksi.
Pada tahap pertama, para peserta menjalani tes psikologi dan penilaian kompetensi kepemimpinan.
Hasilnya, seluruh peserta yang mengikuti UKK dinyatakan memenuhi syarat dan layak memimpin organisasi partai.
Selanjutnya, 8 kandidat mengikuti tahapan kedua berupa wawancara langsung dengan DPP PKB.
Dalam sesi yang berlangsung hampir satu jam untuk setiap peserta tersebut, para calon diminta memaparkan gagasan, strategi pemenangan pemilu, hingga konsep pengembangan organisasi partai di daerah.
“Dalam wawancara itu kami diuji terkait kepemimpinan, strategi memenangkan pemilu, dan bagaimana membesarkan organisasi,” ujar Mukhlisin, Jumat, 12 Juni 2026.
Dari 8 peserta yang mengikuti tahapan tersebut, satu kandidat tidak lolos.
Setelah melalui proses penilaian akhir, DPP PKB kemudian menetapkan Mukhlisin sebagai Ketua DPC PKB Grobogan periode 2026-2030.
Menurut Mukhlisin, seluruh kandidat yang mengikuti proses seleksi memiliki kapasitas untuk memimpin partai.
Namun, keputusan akhir sepenuhnya menjadi kewenangan DPP berdasarkan hasil penilaian yang telah dilakukan.
“Semua peserta sebenarnya layak memimpin Grobogan. Setelah seluruh proses selesai, DPP memberikan amanah kepada saya untuk memimpin PKB Grobogan,” katanya.
Usai ditetapkan sebagai ketua, Mukhlisin mengaku akan fokus melakukan penguatan organisasi hingga tingkat akar rumput.
Selain memperkuat konsolidasi internal, dirinya juga menyiapkan program regenerasi kader sebagai langkah strategis menghadapi kontestasi politik mendatang.
Ia menilai regenerasi menjadi kebutuhan penting agar PKB memiliki stok kader yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan partai di masa depan.
Karena itu, kepengurusan yang akan dibentuk nantinya akan memberi ruang lebih besar bagi kader-kader muda untuk terlibat dalam struktur organisasi.
Sementara itu, susunan lengkap kepengurusan DPC PKB Grobogan masih menunggu arahan dari DPW dan DPP PKB.
Posisi Dewan Syuro, sekretaris, bendahara, serta pengurus lainnya akan dibahas bersama tim formatur sebelum pelantikan.
Rencananya, pelantikan pengurus DPC PKB se-Indonesia akan digelar secara serentak pada 23 Juli 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Lahir PKB ke-28.












