Jatim

Komisi D DPRD Bojonegoro Dorong Pelebaran Jalan Pemuda Timur untuk Tekan Kemacetan

×

Komisi D DPRD Bojonegoro Dorong Pelebaran Jalan Pemuda Timur untuk Tekan Kemacetan

Sebarkan artikel ini
Komisi D DPRD Bojonegoro mendorong kajian pelebaran Jalan Pemuda Timur menuju Semanding untuk mengatasi kemacetan, meningkatkan keselamatan, dan mendukung ekonomi warga.
Example 468x60

Bojonegoro, Jatimmandiri.id- Komisi D DPRD Bojonegoro mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro segera melakukan kajian pelebaran Jalan Pemuda Timur menuju Semanding.

Pelebaran ruas jalan tersebut dinilai penting untuk mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Usulan itu disampaikan dalam rapat kerja Komisi D DPRD Bojonegoro bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PKPCK), serta Bappeda di Gedung DPRD Bojonegoro, Jumat (21/8/2026).

Anggota Komisi D DPRD Bojonegoro sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar Bojonegoro, Drs. Ec. M. Anis Musthafa, mengatakan Jalan Pemuda Timur memiliki posisi strategis sebagai salah satu jalur utama aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, kepadatan kendaraan terutama pada sore hari kerap terjadi di ruas tersebut. Kondisi itu tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan.

“Jalan Pemuda Timur arah Semanding ini jalur utama pergerakan ekonomi warga. Kalau sore hari, kepadatannya luar biasa. Selain menghambat aktivitas, kondisi ini juga rawan kecelakaan,” ujar Anis.

Berdampak pada Ekonomi dan Distribusi Barang

Anis menjelaskan, persoalan kemacetan tidak sekadar berkaitan dengan kenyamanan pengguna jalan. Kepadatan lalu lintas juga dapat berdampak terhadap biaya distribusi barang dan waktu tempuh masyarakat.

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta masyarakat yang melakukan distribusi barang dari pusat kota menuju Semanding menjadi kelompok yang turut merasakan dampaknya.

“Kalau jalan lancar, perputaran ekonomi berjalan. Namun, kalau macet setiap hari, ongkos angkut naik dan waktu terbuang. Ini tentu merugikan masyarakat,” jelasnya.

Karena itu, Komisi D meminta Pemkab Bojonegoro segera menyusun studi kelayakan terkait rencana pelebaran jalan tersebut.

Kajian diharapkan tidak hanya membahas penambahan lebar badan jalan, tetapi juga memperhatikan kebutuhan drainase, penerangan jalan, trotoar, serta pengaturan akses keluar-masuk kendaraan di kawasan pertokoan.

Baca Juga  Gratis Tiket Masuk, Embung Sonorejo Padangan Jadi Wisata Favorit Baru di Bojonegoro

Akan Dikawal dalam Pembahasan Anggaran

Anis menegaskan, Komisi D DPRD Bojonegoro siap mengawal usulan pelebaran Jalan Pemuda Timur agar masuk dalam perencanaan pembangunan dan pembahasan anggaran daerah.

“Kami tidak ingin menunggu ada korban terlebih dahulu baru bergerak. Pelebaran ini penting untuk keselamatan dan kelancaran ekonomi warga. Nanti akan kami dorong di Banggar agar bisa dianggarkan secara bertahap,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan harus mengikuti perkembangan aktivitas masyarakat dan pertumbuhan kawasan.

Jalan Pemuda Timur menjadi salah satu penghubung penting antara pusat Kota Bojonegoro dan wilayah Semanding serta kawasan selatan. Seiring meningkatnya jumlah kendaraan dan berkembangnya aktivitas perdagangan, kapasitas ruas jalan dinilai perlu disesuaikan dengan kebutuhan saat ini.

Komisi D berharap kajian teknis dapat segera dilakukan sehingga pemerintah memiliki dasar yang kuat untuk menentukan kebutuhan pelebaran, tahapan pembangunan, serta besaran anggaran yang diperlukan. (sdr/ono)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jatim

Jember, Jatimmandiri.id – Inorga Asiafi Jember mematangkan persiapan atlet menghadapi Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) Jatim III, yang akan berlangsung…