Jatim

Kejurkab Lumajang Siapkan Porprov 2027

Penulis: Dewi Sekar / Eni Kusmaya Editor: Ayn
×

Kejurkab Lumajang Siapkan Porprov 2027

Sebarkan artikel ini
Ketua PBSI Kabupaten Lumajang, Wabup Yudha Aji dan forkominda
Example 468x60

Lumajang, Jatimmandiri.id – Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulu Tangkis Lumajang 2026 tak sekadar menjadi arena perebutan gelar. Turnamen di GOR Wira Bhakti itu menjadi bagian dari proses penjaringan atlet untuk dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), Kejurprov, dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027.

Ketua Umum PBSI Kabupaten Lumajang, Bukasan, mengatakan Kejurkab menjadi sarana memantau potensi atlet dari berbagai kelompok usia. Dari ajang tersebut, sekitar enam atlet dalam waktu dekat akan dipersiapkan mengikuti Popda.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Kejuaraan ini bagian dari proses perekrutan dan penjaringan atlet, mulai usia dini hingga veteran. Nantinya kami persiapkan untuk Popda, Kejurprov, maupun Porprov 2027,” kata Bukasan.

Kejurkab 2026 diikuti lebih dari 400 peserta, mulai kategori anak usia dini hingga veteran. Sedikitnya 12 klub bulu tangkis Lumajang turut ambil bagian. Selain kompetisi, kegiatan ini menjadi ajang mempererat hubungan antarklub.

Kategori veteran menjadi salah satu kelompok dengan peserta terbanyak. Nomor tersebut lebih diarahkan sebagai wadah olahraga rekreasi, menjaga kebugaran, sekaligus memperkuat silaturahmi para pencinta bulu tangkis.

Penyelenggaraan tahun ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai Forkopimda, institusi, perbankan hingga sponsor. Di antaranya Polres Lumajang, Kodim, Bank Jatim, BNI, BCA, BSI, Calvin Project, Dexter, LCC, Kemilang, PG Jatiroto, serta Djarum beserta sejumlah produknya.

Dukungan juga terlihat dari peningkatan fasilitas pertandingan. Lapangan tahun ini telah menggunakan karpet sehingga dinilai memberikan kenyamanan bagi atlet.

“Alhamdulillah, tahun ini fasilitasnya semakin baik. Lapangannya sudah menggunakan karpet. Ini tentu menjadi kebanggaan dan memberikan kenyamanan bagi para atlet,” ujar Bukasan.

Kejurkab turut dihadiri Kapolres Lumajang AKBP Riki, Dandim Lumajang Letkol Anton, Kepala Kejaksaan Negeri Lumajang, Wakil Bupati Lumajang Yudha Aji, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Zainul, serta Kepala Dinas Pendidikan Patria.

Baca Juga  Dibimbing KPK, Perketat Pengawasan Regulasi

Laga ekshibisi juga memeriahkan kegiatan. Kapolres dan Kajari berhadapan dengan Wakil Bupati serta Dandim Lumajang dalam pertandingan satu set dengan batas 15 poin.

Tiga Periode Memimpin

Kejurkab 2026 menjadi periode terakhir Bukasan sebagai Ketua Umum PBSI Lumajang setelah memimpin selama tiga periode. Ia berharap pergantian kepengurusan tidak menghentikan pembinaan atlet.

“Yang paling penting adalah pembinaan atlet harus terus berjalan. Regenerasi harus dipersiapkan sejak usia dini sehingga Lumajang memiliki atlet yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional,” katanya.

Untuk Popda, batas usia atlet maksimal 18 tahun, sedangkan Porprov maksimal 23 tahun. Karena itu, pencarian bibit tidak bisa dilakukan secara instan. Kejurkab menjadi salah satu instrumen untuk memetakan kemampuan dan menyiapkan atlet Lumajang menuju kompetisi tingkat provinsi hingga nasional.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Jakarta, Jatim Mandiri Ketua KPK Setyo Budiyanto mengingatkan agar Menteri ATR/BPN Nusron Wahid memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi perkara dugaan…

Berita

Pasuruan, Jatim Mandiri Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono menyerahkan tumpeng kepada Kasdim 0819 Pasuruan Mayor Inf Sugianto dalam peringatan HUT…