Nganjuk, Jatimmandiri.id – Suasana belajar-mengajar di Sekolah Rakyat (SR) Nganjuk akhirnya resmi bergulir sejak Senin (21/9/2026).
Para siswa kini mulai memadati ruang kelas untuk mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara rutin, setelah sempat tertunda akibat proses penyelesaian fisik bangunan sekolah.
Kepala SR Nganjuk, Zuana Nurul Huda, mengungkapkan bahwa pelaksanaan KBM baru bisa direalisasikan setelah para siswa menuntaskan agenda Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama dua pekan.
“Kami memang terlambat dibandingkan sekolah umum lainnya yang sudah memulai tahun ajaran sejak Juli. Penyebab utamanya, bangunan sekolah belum rampung sepenuhnya. Maka MPLS baru bisa digelar pada akhir Agustus, setelah sejumlah ruangan utama selesai dikerjakan,” terang Zuana saat ditemui di lokasi.
Konstruksi yang menyita waktu tersebut berdampak pada durasi semester ganjil tahun ini yang menjadi relatif lebih singkat.
Kendati demikian, manajemen sekolah telah menyusun penyesuaian jadwal secara terukur agar penyampaian materi pelajaran tetap optimal.
Di sisi lain, keceriaan memancar dari raut wajah para siswa yang akhirnya dapat mengecap atmosfer belajar di dalam kelas secara berkelanjutan.
“Senang sekali, akhirnya bisa belajar di sini setiap hari. Selama ini kami hanya mendengar kapan mulai, dan sekarang sudah masuk kelas sungguhan,” ungkap salah seorang siswa penuh antusias.
Siswa lainnya turut menimpali bahwa jeda waktu penantian tak menyurutkan motivasi mereka untuk menuntut ilmu.
“Tidak apa-apa terlambat, yang penting sekarang sudah ada tempat belajar dan kami bisa menuntut ilmu seperti teman-teman di sekolah lain,” tuturnya.
Menyikapi efisiensi waktu yang ada, pihak sekolah berkomitmen mengakselerasi proses pembelajaran tanpa mengabaikan aspek keselamatan.
Kegiatan siswa dipastikan terus berjalan berdampingan dengan pengawasan penyelesaian sisa infrastruktur sekolah demi menjamin kenyamanan belajar.












