Jember, Jatimmandiri.id
Penutupan rangkaian Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 berlangsung meriah meski diguyur hujan deras, Minggu (26/7/2026) sore. Cuaca yang berubah setelah agenda utama tidak menyurutkan semangat peserta, panitia, maupun penonton hingga akhir acara.
Pantauan Jatimmandiri.id, Grand Carnival dimulai pukul 13.00 WIB. Hujan deras mulai mengguyur kawasan lintasan parade sekitar pukul 16.50 WIB. Meski hujan, para peserta tetap bertahan mengikuti prosesi penutupan dan mengabadikan momen bersama.
Sejumlah model, relawan, dan panitia tampak berbaur di tengah hujan. Suasana haru dan bahagia mewarnai berakhirnya penyelenggaraan JFC yang berlangsung selama tiga hari. Presiden JFC 2026, Suyanto, mengatakan penutupan Grand Carnival di lintasan parade menjadi akhir rangkaian utama JFC 2026.
Menurutnya, kegiatan pameran atau exhibition masih berlanjut pada malam hari. “Untuk penutupan acaranya sendiri di sini ditandai dengan efek asap warna-warni. Setelah model terakhir keluar, beberapa model juga akan tetap berada di lokasi agar tamu undangan yang belum sempat berfoto masih bisa mengabadikan momen bersama,” ujarnya.
Suyanto menegaskan seluruh pelaksanaan JFC 2026 akan dievaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pada tahun mendatang. “Banyak yang harus dievaluasi. Mulai dari kepanitiaan, sistem pengamanan, pelayanan, hingga fasilitas pendukung seperti toilet portable. Semua akan menjadi bahan evaluasi agar penyelenggaraan berikutnya lebih baik,” katanya.
Menurut Suyanto, evaluasi menjadi bagian penting karena kebutuhan pengunjung dan peserta terus meningkat setiap tahun. Sementara itu, Ketua Jember Fashion Carnaval, Budi Setiawan, mengatakan JFC 2026 menghadirkan konsep baru yang berbeda dari 23 penyelenggaraan sebelumnya.
Ia menjelaskan, Grand Carnival tahun ini mengusung konsep story and parade yang diawali cerita besar bertema HEAL, kemudian dilanjutkan parade delapan subtema. “Kalau sebelumnya hanya parade, sekarang diawali dengan konsep cerita besar terlebih dahulu, baru masuk ke parade. Ini menjadi pembeda dengan penyelenggaraan sebelumnya,” ujar Budi.
Dengan berakhirnya Grand Carnival, rangkaian utama JFC 2026 resmi ditutup. Hujan deras yang mengiringi penutupan tidak mengurangi antusiasme peserta dan ribuan penonton.












