Lamongan, Jatimmandiri.id– PT BPR Bank Daerah Lamongan (Perseroda) kembali menorehkan prestasi. Bank milik Pemerintah Kabupaten Lamongan tersebut berhasil meraih GRC Award 2026 yang diselenggarakan Majalah Top Business di Jakarta, Rabu, (9/9/2026).
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama PT BPR Bank Daerah Lamongan, Nur Rahmawati, SE. Penghargaan GRC diberikan kepada perusahaan yang dinilai mampu menerapkan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan secara konsisten dalam menjalankan kegiatan bisnis.
GRC merupakan kependekan dari Governance, Risk Management, and Compliance. Ketiga aspek tersebut menjadi bagian penting dalam membangun perusahaan yang sehat, profesional, dan mampu menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan.
Proses penilaian GRC Award 2026 dilakukan melalui sejumlah tahapan. Peserta harus mengikuti pengisian kuesioner, pemaparan, hingga proses penjurian yang melibatkan para praktisi perbankan, konsultan manajemen risiko, serta akademisi dari sejumlah perguruan tinggi.
Penilaian mencakup tiga pilar utama, yakni penerapan governance, efektivitas risk management, serta kepatuhan terhadap regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan berbagai ketentuan perbankan lainnya.
Nur Rahmawati menyampaikan, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran BPR Bank Daerah Lamongan dalam membangun tata kelola perusahaan.
“Alhamdulillah, ini merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras seluruh insan BPR Bank Daerah Lamongan. Kami terus berkomitmen membangun budaya tata kelola yang kuat dari hulu hingga hilir,” ujarnya setelah menerima penghargaan.
Menurutnya, penghargaan GRC Award 2026 bukanlah tujuan akhir. Prestasi tersebut justru menjadi dorongan bagi seluruh jajaran perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah, terutama pelaku UMKM dan masyarakat Lamongan.
Penerapan tata kelola yang baik dinilai dapat membantu perusahaan mengendalikan risiko sekaligus meningkatkan kepercayaan nasabah dan pemerintah daerah.
“Dengan tata kelola yang baik, risiko dapat diminimalkan. Kepercayaan nasabah dan pemerintah daerah juga semakin meningkat. Pada akhirnya, hal ini berdampak pada penyaluran kredit yang lebih sehat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas Nur Rahmawati.
Dewan juri GRC Award 2026 juga menilai BPR Bank Daerah Lamongan memiliki konsistensi dalam mengintegrasikan prinsip GRC ke dalam strategi bisnis perusahaan.
Sejumlah aspek yang menjadi nilai tambah antara lain digitalisasi proses bisnis, penerapan manajemen risiko kredit, serta kepatuhan terhadap Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) dan regulasi perbankan lainnya.
Ke depan, BPR Bank Daerah Lamongan menargetkan penguatan sistem teknologi informasi (TI), peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta perluasan akses layanan keuangan di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan.
Upaya tersebut diharapkan semakin memperkuat peran BPR Bank Daerah Lamongan dalam mendukung perekonomian masyarakat, khususnya sektor UMKM, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“GRC bukan hanya soal dokumen. Ini soal budaya. Budaya itu harus terus kita hidupkan agar BPR Bank Daerah Lamongan semakin dipercaya dan memberikan kontribusi untuk Lamongan Megilan,” pungkas Nur Rahmawati.













