Surabaya, Jatimmandiri.id — Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan wisata Romokalisari Adventure Land pada Rabu (24/6/2026) pagi.
Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk meninjau langsung kondisi wahana, satwa, serta potensi pengembangan fasilitas baru.
Sidak ini merupakan respons cepat atas berbagai laporan masyarakat yang masuk melalui layanan pengaduan hotline “Lapor Cak Eri”.
Sejumlah keluhan terkait penurunan kualitas fasilitas menjadi perhatian utama dalam peninjauan tersebut.
Wali Kota Eri menegaskan bahwa Pemkot Surabaya akan melakukan penataan ulang secara menyeluruh guna meningkatkan kenyamanan pengunjung, khususnya pada area bermain anak.
Salah satu fokus utama adalah pengaturan zonasi wahana berdasarkan kelompok usia.
Ia menjelaskan bahwa fasilitas All-Terrain Vehicle (ATV) ke depan akan dipisahkan antara anak-anak dan orang dewasa demi meningkatkan aspek keselamatan.
“Pertama, kita tata ATV untuk anak-anak. Kedua, ATV untuk orang dewasa tidak lagi bercampur, sehingga lebih aman dan pilihan permainan anak semakin banyak,” ujar Eri.
Selain itu, area mini zoo juga akan mengalami pembaruan dengan penambahan akuarium serta penataan ulang aviary atau kandang burung berukuran besar.
Pemkot Surabaya juga berencana menghadirkan konsep taman bermain anak gratis seperti yang telah diterapkan di Taman Harmoni.
Menurut Eri, banyak pengunjung mengeluhkan keterbatasan wahana yang dapat digunakan. Bahkan, sejumlah unit ATV dilaporkan dalam kondisi tidak layak pakai.
“Tadi kita lihat langsung, banyak ATV yang bannya sudah halus dan tidak bisa digunakan. Akibatnya pengunjung tidak punya banyak pilihan aktivitas,” ungkapnya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkot Surabaya akan menggandeng pihak ketiga dalam pengelolaan serta perbaikan fasilitas, khususnya kendaraan ATV yang rusak.
Eri juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang aktif memberikan masukan demi kemajuan sektor pariwisata kota.
“Saya berterima kasih kepada warga yang telah memberikan informasi. Ini menjadi dasar kami untuk memperbaiki dan menambah fasilitas yang masih kurang,” tuturnya.
Di sisi lain, ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola wisata agar terus berinovasi setiap tahun. Hal ini penting agar destinasi wisata tetap menarik dan tidak membosankan bagi pengunjung.
Terkait rencana renovasi, Eri menyebut pengerjaan akan dimulai pada Juli hingga Agustus 2026, dengan target rampung pada September 2026, bertepatan dengan peringatan hari jadi ke-4 Romokalisari Adventure Land.
“Insyaallah mulai Juli atau Agustus, dan kami targetkan selesai September agar bisa bertepatan dengan ulang tahun Romokalisari,” pungkasnya.












