JatimKota Besar

Cegah Tawuran, Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah

Penulis: Alif Bintang
×

Cegah Tawuran, Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah

Sebarkan artikel ini
polda jatim
Sebagai bentuk motivasi, Kapolda Jatim membagikan helm serta perlengkapan sekolah kepada sejumlah siswa berprestasi.
Example 468x60

Intisari Berita:

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id
  • Dindik Jatim menggandeng Polda Jatim meluncurkan program Polisi Jogo Sekolah di SMAN 10 Surabaya untuk menciptakan iklim belajar yang aman dan kondusif.
  • Sinergi lintas sektor ini difokuskan menangkal ancaman perundungan (bullying), tawuran, jeratan narkoba, hingga bahaya kejahatan siber di kalangan pelajar.
  • Kapolda Jatim Irjenpol Dekananto Eko Purwono dan Kadindik Jatim Aries Agung Paewai menekankan pentingnya disiplin diri, benteng karakter, serta kolaborasi bersama keluarga.

Surabaya, Jatim Mandiri — Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur bersama Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur memperkokoh kerja sama strategis demi mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan terbebas dari ancaman kekerasan. Kolaborasi terpadu tersebut diwujudkan secara konkret melalui penguatan program “Polisi Jogo Sekolah” yang resmi disosialisasikan di SMAN 10 Surabaya, Selasa (3/11/2026).

Inisiatif ini dirancang sebagai benteng pertahanan dini bagi para pelajar dalam menangkal berbagai kerentanan sosial, mulai dari perundungan (bullying), penyalahgunaan narkotika, tawuran antarpelajar, hingga ancaman kejahatan siber di ruang digital. Agenda sosialisasi tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjenpol Dekananto Eko Purwono dan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai.

Pesan Kapolda Jatim: Bangun Disiplin Diri dan Jauhi Bahaya Narkoba

Dalam sambutannya di hadapan ratusan siswa, Kapolda Jatim Irjenpol Dekananto Eko Purwono menggarisbawahi pentingnya fondasi disiplin yang lahir dari kesadaran pribadi, bukan sekadar kepatuhan semu karena takut terhadap pengawasan guru atau aparat hukum.

Dekananto berpesan agar para siswa mampu menjaga integritas diri dan tidak terjerumus ke dalam lingkaran hitam kenakalan remaja yang berujung pada kehancuran masa depan.

“Jadilah pribadi yang disiplin, bukan hanya karena diawasi, tetapi karena kalian memiliki semangat untuk meraih masa depan. Saya berpesan kepada anak-anak yang saya sayangi untuk menjauhi narkoba. Jangan sampai masa depan kalian rusak karena hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri,” tegas Dekananto.

Baca Juga  Prank Pocong Bikin Heboh Lamongan, Dua Pelajar Jalani Pembinaan Polisi

Apresiasi Prestasi Siswa dan Layanan Kesehatan

Untuk menyuntikkan semangat belajar, jenderal polisi berbintang dua tersebut membagikan fasilitas perlengkapan sekolah serta helm pelindung kepala secara simbolis kepada deretan peserta didik berprestasi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan posko pemeriksaan kesehatan sederhana bagi seluruh elemen warga sekolah.

Polisi Sahabat Pendidikan: Sekolah Aman Cetak Generasi Unggul

Langkah preventif kepolisian di lingkungan satuan pendidikan disambut hangat oleh Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai. Aries menilai, kehadiran aparat penegak hukum di ruang kelas merupakan bentuk dukungan moral yang sangat dibutuhkan dunia pendidikan saat ini dalam menanamkan nilai-nilai karakter luhur.

“Sekolah yang hebat bukan hanya sekolah yang mampu melahirkan murid berprestasi, tetapi juga sekolah yang membuat setiap anak merasa aman, dihargai, dan dilindungi. Kehadiran Bapak Kapolda di tengah anak-anak kita hari ini memberikan pesan yang sangat kuat bahwa polisi bukan hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat pendidikan yang peduli terhadap masa depan generasi muda,” papar Aries.

Sinergi Tripartit: Sekolah, Keluarga, dan Kepolisian

Aries mengingatkan bahwa tanggung jawab menjaga stabilitas emosional, mental, serta keselamatan generasi penerus bangsa tidak bisa dimandatkan secara sepihak ke pundak tenaga pendidik di sekolah.

Gerakan Bersama Melindungi Masa Depan Pelajar

Menurut Aries, harus ada simpul kemitraan yang seimbang antara lingkungan sekolah, peran bimbingan keluarga di rumah, dan otoritas kepolisian untuk membangun ekosistem proteksi yang menyeluruh.

“Jangan sampai kita hanya sibuk mempersiapkan anak-anak menjadi pintar, tetapi lupa memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman dan memiliki karakter yang baik. Karena itu, sinergi sekolah, keluarga, dan kepolisian harus menjadi gerakan bersama untuk mencegah perundungan, kekerasan, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan anak-anak kita,” imbuh Aries.

Baca Juga  Sebar Konten Tak Senonoh, DJ Icha Chellow Dilaporkan ke Polres Mojokerto

Melalui eksistensi program Polisi Jogo Sekolah, jajaran Dindik Jatim optimis dinding pembatas psikologis antara generasi muda dan aparat penegak hukum akan terkikis, sekaligus memberikan ruang aman bagi para pendidik dalam membimbing anak didik.

“Pendidikan yang berdampak bukan hanya menghasilkan anak-anak yang cerdas, tetapi juga generasi yang berkarakter, bertanggung jawab, dan mampu menjaga masa depannya,” pungkas Aries menutup pemaparannya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *