
Surabaya, Jatimmandiri.id – Di tengah hentakan musik Disc Jockey (DJ) dan gemerlapnya permainan lampu disko di Valhalla Spectaclub Surabaya, ada bisnis haram peredaran narkoba di sana.
Perdagangan narkoba di sana dijalankan oleh segelintir oknum karyawan. Nyaris tidak terendus. Peran orang dalam yang membuat bisnis tersebut lebih terorganisir dan rapi.
Namun, seperti kata pepatah kriminal, “Tidak ada kejahatan yang sempurna”, sindikat perdagangan narkoba di Valhalla terbongkar setelah Sat Resnarkoba Polres Tanjung Perak mendapati salah satu tamu yang mengkonsumsi ekstasi.
BACA JUGA : Jejak Panjang Wawan Cebol, Dua Kali Terjerat Narkoba Kini Divonis TPPU
Tamu tersebut mengaku mendapatkan ekstasi dari kapten waiters berinisial DN. Polisi kemudian menciduk pentolan pramusaji itu pada Jumat (4/9/2026).
Nyanyian dari tamu yang menyebut DN sebagai kurir, polisi kemudian melakukan pengembangan. Nama-nama oknum karyawan yang terlibat didapatkan dari DN.
Berikutnya, giliran Mami Amel beserta dua Lady Companion (LC) AN dan S yang diangkut ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Salah satu server juga turut diamankan.
Pengakuan mami Amel, narkoba jenis ekstasi yang masuk di Club malam di Jalan Kombes Pol M Duryat itu dipasok oleh seseorang berinisial HAN yang kini masih DPO.
Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Adik Agus Putrawan membenarkan penangkapan tersebut. Hanya saja ia masih enggan untuk membeberkan secara gamblang.
“Untuk lengkapnya nanti ada rilisnya Mas. Mohon waktu ya,” pintanya, Kamis (10/9/2026).










