Ekbis

BI Catat Dunia Usaha Tetap Ekspansif, SBT Kuartal III Capai 11,46 Persen

Penulis: Hari AgungEditor: Ayn
×

BI Catat Dunia Usaha Tetap Ekspansif, SBT Kuartal III Capai 11,46 Persen

Sebarkan artikel ini
ilustrasi
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id – Aktivitas dunia usaha Indonesia masih menunjukkan ketahanan di tengah dinamika ekonomi global. Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Bank Indonesia (BI) pada kuartal III-2026 mencatat Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 11,46 persen. Capaian ini mencerminkan penilaian positif pelaku usaha terhadap perkembangan kegiatan operasional selama Juli hingga September 2026.

Sejumlah sektor menjadi penopang kinerja tersebut, meliputi industri pengolahan, administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib, pengadaan listrik dan gas, konstruksi, serta real estat. Aktivitas di sektor-sektor itu turut mendukung rantai produksi dan kegiatan ekonomi nasional, meskipun dunia usaha masih menghadapi fluktuasi harga komoditas dan ketegangan geopolitik.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kapasitas produksi terpakai pada periode yang sama tercatat mencapai 73,75 persen. Tingkat tersebut menunjukkan kegiatan produksi tetap berjalan aktif. Peningkatan kapasitas juga terjadi pada industri pengolahan, pengadaan listrik dan gas, serta pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah, dan daur ulang.

Perkembangan ini mengindikasikan aktivitas produksi masih terjaga. Namun, angka tersebut belum dengan sendirinya membuktikan pemulihan permintaan domestik dan ekspor secara merata.

Dari sisi keuangan, perusahaan juga mencatat perbaikan likuiditas dan rentabilitas. Likuiditas yang meningkat memberikan ruang lebih besar bagi perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek, sedangkan kenaikan rentabilitas menunjukkan perbaikan kemampuan menghasilkan keuntungan dibandingkan biaya operasional.

Akses kredit yang tetap terbuka turut memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk membiayai ekspansi, pengembangan teknologi, dan kebutuhan modal kerja.

infografik

Transportasi dan Perdagangan Diproyeksikan Menguat

Memasuki kuartal IV-2026, BI memprakirakan kegiatan dunia usaha tetap tumbuh positif dengan SBT sebesar 10,77 persen. Meski lebih rendah dibandingkan capaian kuartal III, angka tersebut masih menunjukkan optimisme pelaku usaha terhadap aktivitas ekonomi pada akhir tahun.

Baca Juga  Harga Telur Ayam Rp29.300 per Kg, Bawang Merah Rp43.800, Ini Daftar Harga Pangan Nasional Hari Ini

Sektor yang diperkirakan meningkat meliputi transportasi dan pergudangan, informasi dan komunikasi, real estat, jasa perusahaan, serta perdagangan besar dan eceran, termasuk reparasi mobil dan sepeda motor.

Pendorong utamanya adalah peningkatan konsumsi selama libur panjang, terutama perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan libur akhir tahun. Momentum ini berpotensi meningkatkan penjualan ritel, kebutuhan logistik, serta penggunaan transportasi umum maupun daring.

Hasil survei tersebut menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi pemerintah dan BI dalam menjaga momentum ekonomi. Penguatan daya saing industri, percepatan transformasi digital, serta perluasan akses pembiayaan dinilai penting untuk menopang sektor riil dan menjaga pertumbuhan jangka panjang.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

80 Saham HSC Bakal Dikeluarkan dari Indeks Jakarta, Jatim Mandiri Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak gentar menghadapi rencana Morgan…