Metropolitan

BBWS Brantas Percepat Normalisasi Sungai Kalianak, Muhammad Noor: Demi Kurangi Risiko Banjir Surabaya

×

BBWS Brantas Percepat Normalisasi Sungai Kalianak, Muhammad Noor: Demi Kurangi Risiko Banjir Surabaya

Sebarkan artikel ini
Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, Muhammad Noor, S.T., M.T., bersama sejumlah instansi terkait melakukan monitoring lapangan di kawasan Sungai Kalianak, Surabaya.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Komitmen mempercepat penataan dan normalisasi ruang Sungai Kalianak terus diperkuat.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan pengendalian banjir sekaligus menjaga fungsi infrastruktur sumber daya air di Kota Surabaya.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id
Sungai Kalianak sendiri memiliki peran vital sebagai salah satu saluran utama dalam sistem pengendalian banjir di kawasan barat Surabaya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, Muhammad Noor, S.T., M.T., bersama sejumlah instansi terkait melakukan monitoring lapangan di kawasan Sungai Kalianak, Surabaya.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk melihat langsung kondisi terkini ruang sungai sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu dibenahi agar proses normalisasi berjalan optimal.

“Kami berkomitmen mempercepat penataan dan normalisasi Sungai Kalianak melalui sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini penting untuk menjaga kapasitas aliran sungai, mengurangi potensi banjir, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Surabaya,” ujar Kepala BBWS Brantas, Muhammad Noor.

Monitoring lapangan turut dihadiri Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Surabaya, Camat Krembangan, Camat Asemrowo, jajaran Satpol PP Kota Surabaya, personel Polsek Krembangan, serta Lurah Morokrembangan dan Lurah Genting Kalianak.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan mengevaluasi kondisi eksisting Sungai Kalianak sekaligus membahas berbagai langkah strategis untuk mendukung program normalisasi.

Penataan ruang sungai dinilai menjadi kebutuhan mendesak guna menjaga daya tampung aliran air dan mencegah terjadinya penyempitan badan sungai akibat berbagai aktivitas di sekitarnya.

Selain itu, upaya normalisasi diharapkan mampu meningkatkan kinerja sistem drainase perkotaan sehingga lebih efektif dalam mengantisipasi lonjakan debit air saat musim hujan.

Sungai Kalianak sendiri memiliki peran vital sebagai salah satu saluran utama dalam sistem pengendalian banjir di kawasan barat Surabaya.

Oleh sebab itu, keberadaan sungai perlu dijaga melalui penataan yang berkelanjutan agar fungsi hidrologisnya tetap optimal di tengah perkembangan kawasan perkotaan.

Baca Juga  Surabaya Uji Coba Perlinsos Digital, Permudah dan Pertepat Penyaluran Bansos

Tak hanya berfokus pada pengurangan risiko banjir, program normalisasi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas lingkungan di sekitar bantaran sungai.

Penataan kawasan yang lebih tertib diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian sumber daya air.

Muhammad Noor menegaskan, keberhasilan penataan Sungai Kalianak tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.

Diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, Pemerintah Kota Surabaya, aparat kewilayahan, dan seluruh instansi terkait agar setiap tahapan program dapat berjalan sesuai target.

Dengan penguatan koordinasi lintas sektor, program normalisasi Sungai Kalianak diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam jangka panjang, mulai dari peningkatan kapasitas aliran air, pengurangan potensi banjir, hingga terwujudnya kawasan perkotaan yang lebih tertata dan berkelanjutan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *