Jakarta, Jatim Mandiri
Kota Probolinggo meraih peringkat kedua nasional dan menjadi finalis Indonesia dalam One Planet City Challenge (OPCC) 2026, berdasarkan penilaian WWF yang diumumkan di Jakarta, Selasa (15/9). Pengakuan atas rencana aksi iklim itu diikuti persiapan kampanye We Love Cities untuk mengajak warga berpartisipasi pada Oktober–November 2026.
Piagam finalis diserahkan COO WWF Indonesia Dewi Lestari Yani Rizki kepada Wali Kota Probolinggo Aminuddin. Dalam momen itu, Jakarta menempati peringkat pertama nasional, disusul Probolinggo dan Balikpapan.
Penilaian OPCC didasarkan pada pelaporan iklim kota melalui CDP-ICLEI Track dan kerangka penilaian WWF. Penghargaan itu mengakui rencana iklim yang dinilai kredibel dan dapat ditindaklanjuti.
Kepala Bapperida Kota Probolinggo Rey Suwigtyo mengatakan pemerintah kota telah berkoordinasi dengan perangkat daerah untuk menyiapkan kampanye We Love Cities. “Kami mengajak kembali masyarakat untuk berpartisipasi,” ujarnya.
Menurut Rey, upaya menghadapi perubahan iklim memerlukan kerja berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat. Pesan itu, kata dia, terus disampaikan melalui program pemerintah berbasis lingkungan.
Aminuddin mengatakan upaya mengurangi dampak perubahan iklim berkaitan dengan program kesehatan, peningkatan sumber daya manusia, dan pengelolaan lingkungan. Ia menekankan pentingnya mengelola alam secara baik dan berkelanjutan agar hasilnya dirasakan bersama.
Kota Probolinggo mengikuti OPCC sejak 2018. Pada periode 2021–2022, kota ini menempati peringkat ketiga nasional dan memenangi kampanye global We Love Cities.
Pada periode 2023–2024, Probolinggo meraih peringkat pertama nasional, menjadi finalis global, dan kembali memenangi We Love Cities. WWF Indonesia mencatat capaian nasional tersebut sebagai pengakuan atas target dan rencana aksi iklim kota. (yf/ibn)












