BeritaDalam NegeriHeadlineJatimꦧꦸꦢꦪ

Bromo Ditutup Total

×

Bromo Ditutup Total

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Malang, Jatim Mandiri

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup seluruh akses wisata Gunung Bromo sejak Sabtu malam pukul 22.00 WIB (8/8) untuk mendukung pemadaman kebakaran. Penutupan berlaku tanpa batas waktu karena sejumlah titik api masih ditemukan dan api bergerak ke arah utara B29.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Penutupan mencakup lima pintu masuk, yakni Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang.

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan perkembangan kebakaran di kawasan Kaldera Bromo serta pertimbangan keselamatan wisatawan.

“Dalam rangka efektivitas upaya pemadaman kebakaran, kunjungan ke Bromo dari semua pintu masuk ditutup untuk kunjungan wisata,” kata Rudi seperti dikutip Antara, Minggu (9/8). Menurut Rudi, penutupan berlaku sampai batas waktu yang belum ditentukan. TNBTS juga belum menetapkan jadwal pembukaan kembali kawasan wisata Gunung Bromo.

Kebijakan tersebut lebih luas dibandingkan penutupan pada 6 Agustus 2026 lalu. Saat itu, akses Cemorolawang dan Wonokitri masih dibuka secara terbatas hingga kawasan Lautan Pasir, sementara Savana ditutup.

Hingga Minggu (9/8) api di jalur Kaldera Lautan Pasir dilaporkan telah padam. Namun, sejumlah titik api masih ditemukan dan pergerakannya dilaporkan menuju sisi utara B29, B30, serta bagian bawah kaldera. Kebakaran juga terlihat pada area tebing dekat Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT).

Berdasarkan video yang diunggah melalui akun Instagram resmi TNBTS, petugas menyebut api merambah ke arah Gunung Kursi.

Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan tiga helikopter water bombing telah beroperasi selama dua hari untuk membantu memadamkan api. Hal ini dilakukan terutama di lereng yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Baca Juga  Kebakaran Bromo Capai 70 Hektare

“Ada tiga helikopter yang sudah beroperasi dari dua hari lalu, mohon doanya supaya cuaca tetap baik sehingga api bisa dipadamkan, terutama di lereng yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan darat,” kata Raja Juli di Gunung Bromo kemarin (9/8).

Menurut Raja Juli, operasi water bombing pada Minggu ditargetkan mencapai 30 kali penerbangan. Hingga saat itu, operasi pemadaman melalui udara telah dilakukan sebanyak 17 kali.

Kelancaran pemadaman melalui udara masih dipengaruhi kondisi cuaca, terutama hembusan angin.

Faktor tersebut sebelumnya menyebabkan api melompat dan memperluas area kebakaran. “Kejadian kemarin (meluasnya kebakaran di Bromo) karena faktor kelerengan dan hembusan angin yang sangat tinggi akhirnya membuat api lompat,” ujar Raja Juli.

Selain pemadaman melalui udara, tim gabungan tetap melakukan penanganan dari jalur darat. Petugas juga membuat sekat bakar sepanjang enam kilometer untuk mengantisipasi perluasan kebakaran.

Raja Juli mengatakan penanganan kebakaran diperkuat melalui pembentukan incident commander. Mekanisme tersebut ditujukan untuk membuat koordinasi kebutuhan dan tantangan di lapangan lebih terstruktur.

“Tadi kami sudah rapat membuat incident commanders, semua kebutuhan dan tantangan bisa dikoordinasikan sehingga pemadaman ini akan lebih baik,” tuturnya.

Penutupan kawasan juga berdampak terhadap wisatawan yang telah membeli tiket melalui aplikasi booking online. Pengunjung yang jadwal kunjungannya bertepatan dengan masa penutupan dapat memilih penjadwalan ulang atau pengembalian dana.

Pelaku usaha jasa wisata juga diminta menghentikan sementara aktivitas di kawasan TNBTS. Rudi menyebut kebijakan tersebut diberlakukan demi keamanan dan keselamatan bersama. (ant/ibn)

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Menelusuri Jejak Peradaban Kuno Hipotesis Dhani Irwanto menempatkan Atlantis di Laut Jawa, dekat Gosong Gia, dengan dasar kecocokan narasi Plato…