Jatim

Program Home Care di Sumberbaru Tuai Apresiasi, Pasien Stroke dan Parkinson Dilayani di Rumah

×

Program Home Care di Sumberbaru Tuai Apresiasi, Pasien Stroke dan Parkinson Dilayani di Rumah

Sebarkan artikel ini
Program Home Care Jember mendapat apresiasi warga setelah petugas kesehatan memberikan layanan langsung ke rumah pasien stroke dan parkinson di Kecamatan Sumberbaru. Program ini mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Example 468x60

Jember, Jatimmandiri.id – Program Home Care yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Jember kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Kali ini, layanan kesehatan jemput bola menyasar pasien stroke dan parkinson di Kecamatan Sumberbaru, Rabu (5/8/2026), sehingga mereka dapat memperoleh pemeriksaan dan pengobatan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan.

Program tersebut dinilai sangat membantu keluarga pasien yang selama ini mengalami kesulitan membawa anggota keluarganya menjalani pengobatan karena keterbatasan kondisi fisik maupun akses transportasi.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Pelaksanaan layanan Home Care tersebut dipantau langsung oleh Bupati Jember, Gus Fawait, bersama Wakil Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Dr. Rahmadi Indra Tektona. Kehadiran keduanya di lokasi turut menarik perhatian warga yang menyaksikan proses pelayanan kesehatan di rumah-rumah pasien.

Salah satu penerima manfaat program adalah Nitam (62), warga Dusun Krajan Kidul, yang telah menderita stroke ringan selama dua tahun terakhir. Istrinya, Misnipa, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan yang datang langsung ke rumah.

“Kedatangan petugas kesehatan ke rumah kami ini jelas sangat membantu karena kami kesulitan membawa bapak ke rumah sakit,” ujar Misnipa.

Selain Nitam, tim kesehatan juga memberikan pelayanan kepada Nuryani, warga Dusun Krajan Kidul yang mengalami stroke ringan, serta Moh. Ali Mudi, warga Dusun Sumberjo yang menderita penyakit parkinson.

Kehadiran program Home Care mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar. Matirjo, tetangga Nitam, menilai layanan jemput bola tersebut menjadi solusi bagi pasien yang memiliki keterbatasan mobilitas.

“Alhamdulillah, orang seperti Pak Nitam bisa diperhatikan. Tidak perlu datang ke puskesmas, tidak perlu antre, tetapi didatangi, diperiksa, diberi obat, bahkan diberi bantuan,” katanya.

Apresiasi juga disampaikan Nia, tetangga Moh. Ali Mudi. Menurutnya, layanan kesehatan yang diberikan secara gratis di rumah sangat bermanfaat, terutama bagi masyarakat kurang mampu maupun warga yang mengalami kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan.

Baca Juga  Grobogan Kekurangan 400 Nakes, Dinkes Berharap Tambahan Kuota dari Kebijakan Kemendagri

“Alhamdulillah, program kesehatan gratis ke rumah-rumah ini sangat cocok untuk masyarakat yang tidak mampu. Semoga terus berjalan dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperluas akses pelayanan kesehatan melalui pendekatan jemput bola. Program ini difokuskan bagi lanjut usia, penyandang disabilitas, pasien stroke, penderita parkinson, serta masyarakat dengan penyakit kronis yang mengalami kendala untuk datang ke puskesmas maupun rumah sakit.

Melalui layanan tersebut, Pemkab Jember berharap masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, merata, dan berkualitas sehingga derajat kesehatan warga terus meningkat.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memulai pilot project integrasi sistem Coretax…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Surabaya Great Expo (SGE) 2026 resmi dibuka di Exhibition Hall Grand City, Surabaya, Rabu (5/8), sebagai ajang…