Jatimmandiri.id – Pemerintah Kabupaten Kudus mulai mempersiapkan sembilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk beroperasi lebih awal. Koperasi yang tersebar di sembilan kecamatan itu akan dijadikan percontohan sebelum seluruh KDKMP di Kabupaten Kudus mulai beroperasi secara serentak.
Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie mengatakan, masing-masing kecamatan di Kudus memiliki satu koperasi yang dipilih sebagai model pengelolaan. Lokasi tersebut nantinya menjadi acuan bagi koperasi lain dalam menjalankan operasional maupun pengembangan usaha.
“Satu koperasi dipilih dari setiap kecamatan karena dinilai memiliki lokasi yang strategis dan berpotensi menjadi contoh dalam menggerakkan roda perekonomian desa,” ujarnya, Senin (20/7/2026).
Sembilan koperasi yang disiapkan berada di Kecamatan Kota, Gebog, Dawe, Kaliwungu, Jati, Jekulo, Mejobo, Undaan, dan Bae.
Selain mempertimbangkan lokasi, koperasi yang dipilih juga telah memiliki kesiapan fasilitas pendukung. Mulai dari jaringan listrik dan internet, perlengkapan toko, sistem kasir, komputer, kendaraan operasional, hingga sumber daya manusia yang telah mendapatkan pelatihan.
Menurut Yuusufa, proses penataan di sembilan koperasi tersebut kini memasuki tahap akhir. Setelah seluruh persiapan rampung, koperasi tinggal menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait jadwal operasional.
“Kesiapan sarana dan prasarana hampir selesai. Tinggal finalisasi sebelum nantinya dinyatakan siap beroperasi,” katanya.
Di Kabupaten Kudus sendiri terdapat 90 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang sedang dipersiapkan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 74 koperasi telah menyelesaikan pembangunan fisik dan kini dalam tahap melengkapi fasilitas pendukung.
Sementara itu, 16 koperasi lainnya masih berada pada tahap penyelesaian pembangunan. Meski demikian, progres pengerjaannya disebut telah mendekati rampung sehingga diharapkan segera bisa menyusul koperasi lainnya.
Pemerintah juga melengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti pemasangan jaringan internet, CCTV, hingga sistem digital yang akan mendukung operasional koperasi.
Untuk menunjang distribusi barang, armada kendaraan juga mulai disalurkan. Hingga saat ini telah didistribusikan 70 unit truk, 20 kendaraan pikap, serta kendaraan roda tiga ke 83 lokasi Koperasi Merah Putih di Kabupaten Kudus.
Keberadaan koperasi tersebut diharapkan mampu memperkuat aktivitas ekonomi desa sekaligus menjadi pusat layanan masyarakat dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan warga.












