Sidoarjo, Jatim Mandiri
Sebanyak 65.238 orang di Jatim tercatat sebagai Orang dengan HIV (ODHIV) berdasarkan data terintegrasi Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Jatim. Atas hal tersebut, Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, mengatakan pencegahan HIV/AIDS perlu diperkuat melalui edukasi sejak dini serta peran keluarga.
“Ini salah satu yang memang sumber masalahnya macam-macam. Pendidikan seksual sedini mungkin ini kadang dianggap tabu. Tetapi sebenarnya, ini juga bagian dari langkah konkret yang bisa membentengi dari kemudian permasalahan ini terjadi karena pergaulan bebas. Ini yang kita jaga,” tegas Emil, di Sidoarjo, Minggu (26/7).
Khusus di Kabupaten Sidoarjo, Dinas Kesehatan mencatat akumulasi 7.230 kasus HIV/AIDS hingga Juni 2026. Kasus tersebut dihitung sejak pertama kali ditemukan pada 2001. Sebanyak 53 pelajar di Kabupaten Sidoarjo juga tercatat berstatus Orang dengan HIV (ODHIV) dan sedang menjalani terapi pengobatan.
Emil menjelaskan, pendidikan seksual yang dimaksud adalah pemberian pemahaman yang benar mengenai kesehatan reproduksi, risiko infeksi menular seksual, serta bahaya perilaku berisiko. Menurutnya, pendidikan karakter dan penguatan nilai moral juga penting sebagai bekal bagi generasi muda dalam menghadapi pergaulan.
Ia menambahkan, sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat diperlukan untuk mendampingi tumbuh kembang remaja. Emil menegaskan penanganan HIV/AIDS harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, tenaga kesehatan, tokoh agama, dan masyarakat.
Emil juga menekankan pentingnya menghapus stigma terhadap ODHIV agar mereka memperoleh layanan kesehatan, pendampingan psikologis, dan dukungan sosial secara layak tanpa diskriminasi. (har/ibn)












