Nganjuk, Jatimmandiri.id – Akses lalu lintas di Jalan Raya Kertosono–Nganjuk sempat tersendat akibat peristiwa pohon tumbang di wilayah Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Beruntung, kesigapan personel gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk berhasil menormalisasi jalur utama tersebut dalam waktu singkat.
Langkah cepat evakuasi pohon berukuran besar ini sengaja diprioritaskan demi mengantisipasi kemacetan yang lebih panjang.
Hal ini guna meminimalisasi potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan para pengguna jalan serta warga sekitar.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Nganjuk, Sutomo, membenarkan insiden tersebut. Ia memastikan bahwa begitu mendapatkan informasi dari masyarakat, pihaknya langsung menerjunkan tim taktis ke lapangan.
“Kami menerima laporan adanya pohon tumbang di kawasan Sukomoro segera setelah kejadian. Tim kami langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pembersihan dan evakuasi guna memulihkan akses jalan serta menjaga keamanan lingkungan,” ujar Sutomo saat memberikan keterangan pada Minggu (19/7/2026).
Sutomo menambahkan, seluruh personel yang bertugas di lapangan telah dibekali dengan peralatan standar keselamatan kerja yang memadai.
Proses pemotongan dan pembersihan material pohon pun dilakukan secara tertib dan terukur, sehingga risiko tambahan selama proses evakuasi dapat dihindari.
Saat ini, seluruh material pohon telah berhasil dipindahkan dari bahu jalan.
Kondisi arus lalu lintas di kawasan Sukomoro dipastikan sudah kembali normal, aman, dan kondusif bagi pengendara.
Berkaca dari peristiwa ini, BPBD Kabupaten Nganjuk kembali mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Pihaknya juga meminta warga untuk tidak ragu memanfaatkan saluran layanan darurat resmi BPBD setempat jika melihat atau mengalami situasi darurat di lingkungan sekitar.












