Pasuruan, Jatim Mandiri
YLBH Sarana Keadilan Rakyat Indonesia (YLBH-SKRI) meresmikan legalitas baru sekaligus memperingati hari jadi pertama di Bhakti Alam, Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Minggu (16/8). Kegiatan itu menjadi momentum penguatan komitmen memperluas bantuan hukum bagi masyarakat.
Dewan Pembina YLBH-SKRI Akhmad Subkhan mengatakan, peresmian itu bukan sekadar seremoni. Tapi momentum menegaskan tanggung jawab seluruh anggota. “Ini adalah momen bersejarah untuk menegaskan janji dan tanggung jawab besar. Kebesaran kita tidak diukur dari jumlah anggota, melainkan dari persatuan dan kesatuan yang kita bangun bersama,” ujarnya.
Subkhan juga meminta anggota menjaga soliditas organisasi dan tidak membiarkan perbedaan memicu perpecahan. “Jangan biarkan perbedaan pendapat atau hal-hal kecil memecah belah kebersamaan. Kita adalah satu tubuh. Jika satu bagian terluka, kita semua merasakan,” tegas pria yang akrab disapa Johan itu.
Sementara itu, Dewan Penasehat YLBH-SKRI Andreas Wuisan menegaskan lembaga berkomitmen memperjuangkan akses keadilan bagi seluruh masyarakat. “Mulai hari ini kita berdiri tegak, resmi dan tegas dengan satu tujuan: tegakkan keadilan, lawan kezaliman,” ungkap Andreas.
Menurut Andreas, hukum harus berlaku setara bagi pejabat maupun masyarakat. “Hukum berlaku sama untuk pejabat maupun rakyat kecil. Semua setara di mata hukum. Jangan berbelit-belit, jangan tutup mata saat hukum dipelintir, dan jangan takut bersuara meskipun harus berhadapan dengan siapa pun,” tegasnya.
Ketua Umum YLBH-SKRI Muhammad Khoirul Huda mengatakan, momentum hari jadi pertama menjadi istimewa karena bersamaan dengan peresmian legalitas baru organisasi. “Komitmen kita terhadap hukum tidak pernah luntur. Momentum hari jadi yang pertama ini menjadi istimewa karena bertepatan dengan peresmian legalitas baru organisasi kita,” katanya.
Menurut Huda, legalitas baru menjadi dasar bagi organisasi untuk memperluas jangkauan bantuan hukum dan memperkuat kelembagaan. “Legalitas ini bukan sekadar lembaran kertas, melainkan amanah, pengakuan, sekaligus senjata bagi kita untuk melangkah lebih jauh, memperluas jangkauan bantuan hukum, dan memperkuat posisi organisasi di tingkat nasional,” tegasnya.
“Mari kita jadikan usia baru dan legalitas baru ini sebagai bahan bakar untuk bekerja lebih ikhlas, lebih militan, dan profesional. Selamat Hari Jadi ke-1 YLBH Sarana Keadilan Rakyat Indonesia. Bersama kita tegakkan keadilan, lawan kezaliman!” ungkapnya. (dul/ibn)












