Gaya Hidup

Yayasan PPTKA Gresik Perkuat Pendidikan Alquran, Siapkan Program S1 untuk Guru TPQ

×

Yayasan PPTKA Gresik Perkuat Pendidikan Alquran, Siapkan Program S1 untuk Guru TPQ

Sebarkan artikel ini
Ketua Yayasan PPTKA Gresik, Sholikhul Amin, bersama jajaran pengurus saat menyampaikan komitmen yayasan dalam memperkuat pendidikan Al-Qur'an, pembinaan guru TPQ, dan menyiapkan program Strata 1 (S1) bagi guru Al-Qur'an demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Example 468x60

Gresik Jatimmandiri.id – Yayasan Pusat Pengembangan Taman Kanak-kanak Taman Pendidikan Alquran (PPTKA) Gresik terus memperkuat perannya sebagai lembaga yang fokus mengembangkan pendidikan Alquran dan pemberdayaan umat. Berbagai program yang dijalankan secara berkelanjutan menjadi bukti komitmen yayasan dalam mencetak generasi Qur’ani sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui beragam program di bidang pendidikan, pembinaan guru Alquran, dakwah, kegiatan sosial, hingga penguatan kelembagaan. Seluruh program dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas manfaat bagi umat.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Ketua Yayasan PPTKA Gresik, Sholikhul Amin, mengungkapkan rasa syukur atas perkembangan yayasan yang terus mendapat kepercayaan masyarakat. Menurutnya, setiap capaian yang diraih merupakan anugerah Allah SWT yang harus disyukuri dengan terus meningkatkan kualitas pelayanan.

“Alhamdulillah, kami bersyukur program-program yang dijalankan terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat. Semoga setiap ikhtiar ini menjadi amal jariyah bagi seluruh pengurus, para guru, dan semua pihak yang telah berkontribusi membesarkan Yayasan PPTKA Gresik,” ujarnya.

Sholikhul menegaskan, keberhasilan yayasan bukan hasil kerja individu, melainkan buah dari kolaborasi seluruh pengurus yang memiliki visi dan tujuan yang sama dalam membangun pendidikan Alquran.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama. Kekompakan, keikhlasan, semangat pengabdian, dan kerja keras seluruh pengurus menjadi fondasi utama yang membuat Yayasan PPTKA Gresik terus berkembang dan semakin bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Dorong Peningkatan Kompetensi Guru Alquran

Selain memperkuat program yang telah berjalan, Yayasan PPTKA Gresik juga terus menyiapkan sejumlah program strategis yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Salah satu program yang tengah dipersiapkan adalah memberikan kesempatan kepada para guru Alquran untuk menempuh pendidikan Strata 1 (S1). Program tersebut diharapkan dapat membuka akses pendidikan tinggi bagi para guru yang selama ini terkendala biaya maupun kesempatan belajar.

Baca Juga  Cara Menyimpan Cabai agar Tidak Cepat Busuk, Tetap Segar hingga Berminggu-minggu

Melalui program tersebut, para guru diharapkan dapat meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta tetap menjalankan pengabdiannya sebagai pendidik Alquran di tengah masyarakat.

Di sisi lain, yayasan juga terus mendorong peningkatan kualitas santri melalui pembelajaran Alquran yang tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan membaca dan memahami Alquran, tetapi juga pembentukan karakter yang berakhlak mulia.

Komitmen Bangun Generasi Qur’ani

Mengusung semangat “Bersama Membangun Generasi Qur’ani untuk Kemajuan Umat”, Yayasan PPTKA Gresik berkomitmen memperkuat sinergi dengan berbagai pihak guna menghadirkan program-program yang inovatif, berkualitas, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ke depan, yayasan berharap dapat terus menjadi pusat pengembangan pendidikan Alquran sekaligus menjadi motor penggerak lahirnya masyarakat yang religius, berilmu, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Semangat kebersamaan, keikhlasan, dan pengabdian yang terus dijaga menjadi modal utama Yayasan PPTKA Gresik dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi kemajuan umat.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur, Arumi Bachsin Elestianto Dardak, kepincut dengan baju bodo, busana tradisional khas Sulawesi…