BeritaDalam NegeriHeadline

Bocor Ratusan Miliar Dolar, Prabowo Soroti Distorsi Ekonomi

×

Bocor Ratusan Miliar Dolar, Prabowo Soroti Distorsi Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7), ANTARA
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id

Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah telah menyelesaikan lebih dari 108 persoalan selama 18 bulan masa pemerintahannya. Tapi dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7), Presiden juga mengakui adanya kebocoran kekayaan negara ke luar negeri.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Terjadi suatu distorsi terhadap perekonomian kita, telah terjadi mengalir keluar kekayaan kita secara signifikan, ribuan triliun, ratusan miliar dolar tiap tahun, dengan praktik-praktik under invoicing, pemalsuan laporan perdagangan, praktik-praktik transfer pricing, penyelundupan, hal-hal yang tidak masuk akal dan tidak adil bagi bangsa kita,” terang Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna sebagaimana dikutip CNBC Indonesia.

Menurut Prabowo, temuan tersebut didukung data dari lembaga internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). “Ini bukan data kita, ini data lembaga internasional, ini data dari PBB,” ujarnya.

Prabowo juga menyinggung kelangkaan minyak goreng yang pernah terjadi di Indonesia, meski negara ini merupakan produsen kelapa sawit terbesar di dunia. “Semua pelaku ekonomi mengerti hal ini di dalam dan luar negeri, semua tahu, negara penghasil kelapa sawit terbesar di dunia sempat berminggu-minggu hilang minyak goreng,” katanya.

Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin kebocoran kekayaan negara terus berlanjut. “Kalau kebocoran ratusan miliar dolar kekayaan Indonesia dibiarkan terus keluar kita bisa bayangkan nasib bangsa kita seperti apa,” ujarnya.

Dia kembali mengingatkan seluruh jajaran kabinet agar terus fokus menyelesaikan berbagai persoalan bangsa sesuai mandat yang diberikan rakyat. “Karena itu, saya ingatkan kita diberi mandat untuk menyelesaikan masalah dan seharusnya kita bangga bahwa ternyata dalam kurun waktu ini telah banyak masalah dan kesulitan yang kita selesaikan,” ucapnya.

Meski demikian, Presiden Prabowo juga menyebut pemerintahannya sejauh ini cukup sukses dalam mengemban amanah rakyat. “Mungkin hitungan kita terakhir lebih dari 108 masalah, 110 masalah yang kita selesaikan dalam satu tahun lebih, 18 bulan pemerintahan kita, ini prestasi yang bukan kecil,” kata Prabowo seperti dikutip detik.com.

Baca Juga  Polri Perkuat Rekrutmen Penyandang Disabilitas, Siapkan Perluasan Ruang Jabatan Secara Bertahap

Menurutnya, pemerintah semestinya tetap harus rendah hati meski mencatat berbagai capaian. “Kita rendah hati, kita tidak mau menepuk dada, kita tidak mau dan kita tidak boleh besar kepala, tidak boleh sombong, itu watak bangsa kita,” tegas Presiden.

Prabowo menegaskan, jika pemerintah berhasil meraih prestasi, maka capaian tersebut patut diakui. “Tapi kalau kita berprestasi kita akui bahwa kita berprestasi, tidak ada bangsa lain yang menghormati kita kalau kita tidak menghargai bangsa kita sendiri,” katanya.

Menurutnya, pemerintah mendapat mandat dari rakyat untuk menghadapi dan menyelesaikan berbagai persoalan. Karena itu, seluruh jajaran kabinet diminta tidak takut menghadapi tantangan.

“Kita diberi mandat oleh rakyat untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah, jadi kita tidak boleh takut dengan masalah, kita tidak boleh takut dengan kesulitan, kita tidak boleh takut dengan kekurangan,” ujarnya. (*/ibn)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Probolinggo – Jatimmandiri.id Ratusan pelari dari berbagai daerah memeriahkan 3 Coast Run Probolinggo 2026 di Pantai Duta, Desa Randutatah, Kecamatan…