Pasuruan, Jatim Mandiri
Dinas Kesehatan Kota Pasuruan mencatat 17.176 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kota Pasuruan sepanjang Juni–Agustus 2026. Jumlah kasus meningkat setiap bulan, sehingga dinas memperkuat edukasi, pemantauan, dan kesiapan fasilitas kesehatan untuk menangani pasien.
Data Dinas Kesehatan Kota Pasuruan menunjukkan 5.093 kasus pada Juni, 5.907 kasus pada Juli, dan 6.176 kasus pada Agustus. Kenaikan pada Juli mencapai 814 kasus dibandingkan Juni, sedangkan Agustus bertambah 269 kasus dibandingkan Juli.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, dr. Shierly Marlena, menilai cuaca panas dan debu di jalanan turut memengaruhi peningkatan kasus. “Perubahan cuaca ekstrem membuat tubuh lebih rentan terserang virus atau bakteri,” kata Shierly, seperti dikutip detik.com Kamis (17/9).
Shierly mengimbau masyarakat memakai masker saat berkendara atau berada di kawasan berpolusi. Ia juga menyarankan warga cukup minum, mengonsumsi makanan bergizi, beristirahat, dan mengurangi aktivitas luar ruangan bila diperlukan.
“Imbauan dan edukasi kepada masyarakat kami optimalkan baik secara langsung atau melalui berbagai media,” ujarnya. Dinas Kesehatan juga meminta fasilitas kesehatan meningkatkan kesiapan untuk menangani pasien. “Kami juga meningkatkan fungsi surveilans,” kata Shierly. (*/ibn)












