Edu-Life & Sport

Wamendiktisaintek: Keunggulan Lokal Jadi Modal Kampus

Penulis: AyundaEditor: Ayn
×

Wamendiktisaintek: Keunggulan Lokal Jadi Modal Kampus

Sebarkan artikel ini
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie di acara Peluncuran Akademi Kepemimpinan Pendidikan Tinggi (AKPT) di Graha Diktisaintek, Jakarta, Senin (7/9/2026).
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mendorong perguruan tinggi menentukan keunggulan yang paling sesuai dengan karakter dan potensi masing-masing, ketimbang berupaya unggul di semua bidang sekaligus.

Menurut Stella, pilihan strategis diperlukan agar kampus mampu menjaga keseimbangan kualitas, kuantitas, dan keterjangkauan pendidikan. “Strategi tersebut penting karena perguruan tinggi memiliki tantangan untuk menjaga keseimbangan antara kualitas, kuantitas, dan keterjangkauan pendidikan. Ketiganya tidak selalu mudah dicapai secara bersamaan sehingga membutuhkan pilihan strategis dari setiap perguruan tinggi. Karena, tidak semua perguruan tinggi kita harus sama. Di dalam segitiga itu harus kita pikirkan secara matang dan kita yakin dengan pilihan kita,” ujar Stella saat Peluncuran Akademi Kepemimpinan Pendidikan Tinggi (AKPT) di Graha Diktisaintek, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Ia mengingatkan, peningkatan angka partisipasi pendidikan tinggi (APK) harus berjalan bersama mutu. “Kalau APK-nya tinggi sekali, namun kualitasnya tidak baik, lulusan kita akan menganggur. Inilah yang penting kita pikirkan,” katanya.

Stella menilai kampus perlu memiliki satu atau dua bidang yang menjadi kekhasan utama dengan memanfaatkan potensi lokal. “Perguruan tinggi pun berhak dan bahkan harus mempunyai satu atau dua arahan yang jelas. Bukan berarti yang lainnya tidak dilakukan, tetapi kekhasannya atau yang paling menonjol harus ada,” kata Stella.

Ia juga menegaskan perguruan tinggi merupakan bagian penting dari pertumbuhan ekonomi melalui riset, inovasi, teknologi, dan pengembangan SDM. “Perguruan tinggi adalah kunci, bukan sampingan, tapi kunci pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek Khairul Munadi mengatakan AKPT dibentuk untuk memperkuat kepemimpinan kampus. “Pengembangan perguruan tinggi di Indonesia, khususnya, dan juga di banyak tempat lain itu kuncinya adalah kepemimpinan yang kuat,” ujar Khairul.

Baca Juga  Dewi Bumi di Panggung Utama Jember Fashion Carnaval 2026

Gelombang pertama AKPT melibatkan 34 perguruan tinggi negeri untuk kelas pimpinan serta dua peserta dari masing-masing kampus untuk kelas future leaders.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Edu-Life & Sport

Jakarta, Jatimmandiri.id –  Kehidupan rumah tangga Chicco Jerikho dan Putri Marino kembali menjadi perhatian. Sama-sama berkarier sebagai aktor dan aktris,…