Ekbis

Trenggalek Kembangkan Bawang Putih di Dataran Tinggi

×

Trenggalek Kembangkan Bawang Putih di Dataran Tinggi

Sebarkan artikel ini
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (kanan) bersama Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya menanam bawang putih di Desa Karanganyar, Kecamatan Pule, Trenggalek, Jawa Timur, Rabu (19/8/2026).
Example 468x60

Trenggalek, Jatimmandiri.id –  Pemerintah Kabupaten Trenggalek bersama Polres Trenggalek mengembangkan budidaya bawang putih di wilayah dataran tinggi. Program ini menjadi bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya melakukan penanaman bawang putih di Desa Karanganyar, Kecamatan Pule, Rabu (19/8).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Arifin mengatakan, penanaman bawang putih tersebut merupakan bagian dari inisiasi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dilaksanakan serentak di 17 provinsi, termasuk Jawa Timur.

“Ini inisiasi dari Bapak Kapolri dan yang di daerah dikerjakan oleh Bapak Kapolres. Kita sama-sama tahu bahwa ketergantungan kita terhadap impor khususnya bawang putih itu masih sangat tinggi,” kata Arifin.

Menurutnya, Trenggalek memiliki potensi besar untuk mengembangkan komoditas tersebut. Sejumlah wilayah di kabupaten itu berada pada ketinggian sekitar 700 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl), yang dinilai sesuai untuk budidaya bawang putih.

Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan produksi bawang putih daerah sekaligus memperkuat kontribusi Trenggalek dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional.

Namun tantangannya, komoditas bawang putih belum banyak dibudidayakan petani di Trenggalek.

“Tentu saja ini menjdai tantangan tersendiri bagi kami, karena masyrakat di sini belum terbiasa menanam bawang putih.Tetapi dengan kita memiliki daerah-daerah di ketinggian sekitar 700 sampai 1.000 MDPL kita punya potensi,” jelasnya.

Pada tahap awal, pemerintah menyiapkan 150 kilogram bibit bawang putih varietas Lumbu Hijau untuk ditanam pada lahan seluas 0,2 hektare di Desa Karanganyar. Sebanyak delapan petani yang tergabung dalam beberapa kelompok tani dilibatkan dalam penanaman tersebut.

Arifin mengatakan hasil penanaman akan dievaluasi sekitar tiga bulan mendatang. Jika berhasil dipanen, pengembangan budidaya bawang putih akan diperluas.

Baca Juga  DJKN Jatim dan Bank Jatim Perkuat Sinergi Lewat Semarak Lelang 2026, Dorong Lelang Modern dan Transparan

“Dan harus panen, sehingga betul-betul untuk swasembada pangan untuk mengurangi impor, khususnya di sisi bawang putih itu bisa terlaksana,” katanya.

Ia berharap peningkatan produksi bawang putih dalam negeri dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan impor sekaligus membantu menjaga kestabilan harga dan mengendalikan inflasi komoditas tersebut.

Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya mengatakan penanaman bawang putih tersebut merupakan bagian dari program yang dilaksanakan secara serentak di 17 provinsi.

Di Jawa Timur, program tersebut dilaksanakan di empat kabupaten, yakni Malang, Pasuruan, Magetan, dan Trenggalek.

“Alhamdulillah hari ini kita melakukan penanaman bawang putih di 17 provinsi. Pusatnya ada di Desa Sembalun, Lombok Timur. Kebetulan di Jawa Timur ditunjuk empat kabupaten, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Magetan dan juga Kabupaten Trenggalek,” ujarnya.

Di Trenggalek, penanaman tahap awal dilakukan pada lahan seluas 0,20 hektare. Jika hasil panen dalam tiga bulan mendatang menunjukkan hasil yang baik, pengembangan ditargetkan mencapai 1,5 hektare.

“Untuk ketinggiannya sudah tepat dan untuk bibitnya juga ada. Sambil kita lihat hasil tiga bulan ke depan. Sementara itu harapan kita sama dengan yang disampaikan oleh Pak Bupati, kita bisa swasembada bawang putih karena ini salah satu komoditas yang tergantung dengan impor,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek Imam Rohadi mengatakan wilayah dataran tinggi di daerah tersebut memiliki potensi untuk pengembangan bawang putih, terutama Kecamatan Pule dan Bendungan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Jakarta, Jatim Mandiri Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI-Rate 5,75 persen di tengah tekanan global yang belum mereda demi menjaga stabilitas…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Bank Syariah Indonesia Regional VIII Surabaya dan Regional XII Surabaya Bali Nusra menggandeng investor serta sejumlah lembaga…

Ekbis

Jember, Jatimmandiri.id –  Pemerintah Kabupaten Jember mematangkan persiapan Gerak Jalan Tanggul–Jember Tradisional (Tajemtra) 2026. Digelar dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan…