Surabaya, Jatimmandiri.id— Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Timur Tonny Wahyudi mendapat penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 tahun 2026.
Tonny Wahyudi atau yang akrab disapa Yudi Ndut menerima penghargaan sebagai Pembina Olahraga Perorangan Berprestasi.
Penghargaan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3/2621/KPTS/033.2/2026 yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa.
Penghargaan itu menjadi apresiasi atas kontribusi Tonny Wahyudi dalam pembinaan olahraga, khususnya cabang olahraga bulutangkis di Jawa Timur.
Sejak dipercaya memimpin Pengprov PBSI Jawa Timur pada 2022, Tonny menunjukkan komitmen dalam memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi bulutangkis Jawa Timur.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua HDCI Jawa Timur tersebut mendorong berbagai program pengembangan olahraga secara berkelanjutan.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan Pengprov PBSI Jatim di bawah kepemimpinannya adalah penyelenggaraan Pusat Latihan Wilayah (Puslatwil) Indonesia Timur.
PBSI Jawa Timur mendapat kepercayaan dari Pengurus Pusat PBSI untuk menjalankan pusat pelatihan regional tersebut.
Kepercayaan itu sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu pusat pembinaan atlet bulutangkis di kawasan Indonesia Timur.
Selain pembinaan atlet, Tonny juga mendorong penyelenggaraan berbagai kejuaraan berskala besar.
Salah satunya Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolda Jatim yang mampu menarik peserta dalam jumlah besar dan mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Pengprov PBSI Jatim juga turut mendorong hadirnya turnamen bertaraf internasional di Surabaya. Jawa Timur dipercaya menjadi tuan rumah kompetisi resmi Badminton World Federation (BWF).
Kehadiran turnamen internasional tersebut memberikan kesempatan bagi atlet-atlet lokal untuk meningkatkan pengalaman bertanding sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat dan pencinta bulutangkis di Surabaya.
Memasuki periode kepengurusan keduanya, pembinaan atlet muda juga menjadi perhatian utama Tonny Wahyudi.
Program pembinaan terus diperkuat sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Terkait penghargaan yang diterimanya, Tonny Wahyudi menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi tambahan motivasi untuk terus mengembangkan bulutangkis Jawa Timur.
“Terima kasih kepada Bu Gubernur yang sudah memberikan apresiasi terhadap saya. Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan bulutangkis di Jatim agar lebih berprestasi dan mendunia,” ungkap Yudi Ndut.
Ia menegaskan, penghargaan tersebut bukan semata-mata hasil kerja pribadi. Menurut Tonny, berbagai capaian PBSI Jawa Timur merupakan buah kerja keras seluruh jajaran pengurus dan pihak yang terlibat dalam pembinaan bulutangkis.
“Kami juga menghimbau agar atlet PBSI Jatim tetap fokus berlatih dan mengejar prestasi khususnya untuk Jatim dan Indonesia di pentas dunia,” pungkasnya.













