Intisari Berita:
Survei ZipRecruiter terhadap 1.500 lulusan perguruan tinggi mengungkapkan Jurnalisme menduduki posisi puncak jurusan paling disesali dengan angka 87 persen.
Ketidaksesuaian gaji dengan biaya hidup, ketiadaan jaminan kerja, dan minimnya keterampilan praktis menjadi pemicu utama penyesalan para alumni.
Surabaya, Jatimmandiri.id — Pemilihan jurusan di perguruan tinggi menjadi salah satu keputusan paling krusial bagi calon mahasiswa. Kendati demikian, realitas dunia kerja sering kali berbanding terbalik dengan ekspektasi akademis. Survei terbaru mengungkap bahwa mayoritas lulusan mengalami penyesalan mendalam terhadap pilihan jurusan mereka setelah berhadapan langsung dengan tantangan pasar kerja dan pemenuhan kebutuhan finansial.
Berdasarkan riset yang dirilis oleh platform pencarian kerja ZipRecruiter terhadap 1.500 lulusan perguruan tinggi, penyesalan tersebut paling dominan dirasakan saat para alumni mulai membayar tagihan bulanan dan mendapati pendapatan yang belum memadai.
Ketidaksesuaian antara ekspektasi masa studi dengan realitas industri membuat faktor finansial kini bergeser menjadi pertimbangan utama.
“Dalam keterangannya, Buper menekankan bahwa saat kita lulus, kenyataan akan datang. Saat Anda hampir tidak bisa membayar tagihan Anda, gaji Anda mungkin menjadi lebih penting,” ujar ahli yang terlibat dalam analisis riset tersebut.
Daftar 10 Jurusan Kuliah Paling Disesali Lulusan
Data survei menunjukkan sejumlah jurusan dari ranah humaniora, seni, hingga ilmu sosial mendominasi jajaran jurusan dengan tingkat penyesalan tertinggi.
Berikut adalah daftar 10 jurusan kuliah yang paling sering disesali oleh para alumni beserta persentasenya:
-
Jurnalisme (87%)
-
Sosiologi (72%)
-
Seni (72%)
-
Komunikasi (64%)
-
Pendidikan (61%)
-
Manajemen Marketing + Riset (60%)
-
Pendamping Medis (56%)
-
Ilmu Politik dan Pemerintahan (56%)
-
Biologi (52%)
-
Sastra Inggris (52%)
3 Tiga Faktor Utama Pemicu Penyesalan Lulusan
Riset tersebut merangkum tiga pilar utama yang menjadi pemicu muculnya rasa menyesal di kalangan lulusan setelah memasuki pasar kerja:
-
Tidak Ada Jaminan Pekerjaan: Sejumlah bidang keilmuan dinilai memiliki peta jalan karier dan prospek lapangan kerja yang kurang jelas.
-
Gaji Tidak Sesuai Harapan: Tingkat kompensasi finansial yang ditawarkan industri sering kali dianggap tidak sebanding dengan waktu dan biaya studi yang dihabiskan.
-
Kurangnya Keterampilan Praktis: Kurikulum jurusan tertentu dinilai terlalu teoritis sehingga minim membekali mahasiswa dengan keahlian terapan yang langsung dibutuhkan tempat kerja.
Rekomendasi Sebelum Memilih Jurusan Kuliah
Guna menekan risiko penyesalan pasca-kelulusan, para ahli mengimbau para calon mahasiswa untuk melakukan perencanaan terukur sebelum mengambil keputusan akademis.
Beberapa langkah strategis yang direkomendasikan meliputi riset mendalam terhadap industri yang sedang berkembang, melakukan diskusi serta konsultasi bersama para alumni mengenai dinamika lapangan kerja, hingga menyelaraskan antara minat bakat (passion) dengan kebutuhan pasar.












