Bojonegoro, Jatimmandiri.id – Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty, SIK, MH memulai rangkaian silaturahmi dengan tokoh agama melalui kunjungan ke Pondok Pesantren Al-Rosyid, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Selasa (4/08). Kunjungan perdana ke lembaga keagamaan sejak menjabat itu dilakukan untuk mempererat sinergi sekaligus memohon doa restu dan dukungan para ulama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Bojonegoro.
Kapolres didampingi jajaran Pejabat Utama Polres Bojonegoro dan disambut langsung Pengasuh Ponpes Al-Rosyid KH. Alamul Huda Masyhur. Turut hadir KH. Shofiulloh Masyhur, Kepala MA Al-Rosyid Ustadz Imron Rosyidi, Kepala MTs Al-Rosyid Ustadz Anggita, serta para pengurus pondok pesantren.
Dalam pertemuan tersebut, AKBP Yenni Diarty memperkenalkan diri sebagai Kapolres Bojonegoro yang baru sekaligus menyampaikan harapannya agar hubungan baik antara kepolisian dan kalangan ulama terus terjalin untuk menciptakan situasi daerah yang aman, damai, dan kondusif.
“Silaturahmi ini untuk perkenalan. Kami mohon doa restu dan dukungan panjenengan semua agar bersama-sama menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Bojonegoro,” kata Yenni.
Kapolres menegaskan, peran ulama dan pesantren sangat strategis dalam menjaga stabilitas daerah. Sinergi antara Polri dan tokoh agama diharapkan mampu mencegah gangguan kamtibmas sejak dini.
Menanggapi hal itu, KH. Alamul Huda Masyhur mengucapkan selamat datang kepada Kapolres di Bumi Angling Dharma. Ia mengapresiasi langkah awal yang dilakukan jajaran Polres Bojonegoro.
“Kami ucapkan selamat datang di Bojonegoro. Semoga Allah SWT memudahkan dalam mengemban amanah untuk menciptakan keamanan dan ketertiban. Kami siap mendukung,” tutur Gus Huda sapaan akrab KH. Alamul Huda.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kedua belah pihak sepakat untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama. Ke depan, Polres Bojonegoro berkomitmen rutin bersilaturahmi dengan tokoh agama sebagai mitra dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Kunjungan ini menjadi bagian dari strategi cooling system Polres Bojonegoro. Dengan menggandeng pesantren, diharapkan pesan-pesan kamtibmas dapat lebih cepat tersampaikan ke masyarakat luas.












